Camat Pagedangan Fasilitasi Rakor Haul Raden Arya Wasangkara

Patroliindonesia.com |Kab.Tangerang – “Kecamatan Pagedangan sebagai daerah cagar budaya. Lengkong Kulon dinilai banyak peninggalan sejarah yang merupakan cikal bakal terbentuknya Tangerang dan Tigaraksa yang kini menjadi pusat pemerintahan daerah tersebut.

“Lengkong merupakan tempat Arya Wangsakara, pendiri Tangerang dan Tigaraksa berada, disinilah sejarah cikal bakal Tangerang.”

Bacaan Lainnya

Hal itulah yang mendorong masyarakat pagedangan untuk mengadakan Haul Raden Arya Wasangkara di kecamatan pagedangan.

Kami juga mendorong agar haul Raden Arya Wangsakara agar menjadi agenda kabupaten tangerang, yang di mulai dari kecamatan pagedangan.” Ujar Panitia yang di wakili oleh H.Anwar Argadili yang aktif di balai adat tangerang.

H.Anwar juga mengakui bahwa betul kami meminta camat pagedangan untuk dapat memfasilitasi Rapat kordinasi dengan mengundan elemen masyarakat yang ada di kecamatan pagedangan dan Alhamdulillah hari ini dapat terlaksana. Rabu(11/3/2020)


“Tujuan kami mengadakan Haul ini agar haul ini menjadi agenda kabupaten, untuk merangkai itu dan mengingat ini ada nilai budaya nya, ada nilai – nilai sejarah yg harus di ketahui oleh masyarakat Kabupaten Tangerang. Sejarah begitu luarbiasanya raden arya wasangkara yg begitu terkenal mashur di dunia islam, bahkan pernah mendapat kiswah dari mekkah almuaromoh arab saudi.” Ujarnya

Sementara dalam sambutan nya Camat Pagedangan Dandan Gandana mengatakan “Pada dasarnya saya sangat mendukung adanya kegiatan haul ini, namun seperti yang telah saya sampaikan jauh-jauh hari, bahwa panitia harus soan ke segala unsur masyarakat untuk viralkan Raden Arya ini,” kata Dadan.

Karena konon cerita sudah 7 tahun acara ini sudah berlangsung akan tetapi ketika saya diminta memfasilitasi untuk mengundang unsur-unsur kemasyarakatan.

Namun tingkat kehadirannya belum maksimal,” ujar Dadan.

Dapat kita lihat ternyata keterlibatan masyarakat sangat kurang. Ini satu bentuk evaluasi bagi saya untuk mengukur bagaimana agar rencana mulia ini bisa terlaksana, padahal ini menjadi mumentum untuk kembalinya trah kitab yg lahir tahun 1800 masehi yang nanti akan di publikasikan, meski demikian acara ini harus di rancang sedemikian matang tidak bisa dadakan semacam ini, karena banyak hal yang harus di fikirkan terutama dengan biaya yang tidak mungkin di cuper oleh APBD dalam hal ini kecamatan pagedangan. Karena jika kami harus menggelontorkan dana untuk haul ini, dana apa yg akan di pergunakan karena memang tidak ada anggaran nya.

Dalam kesempatan haul tersebut juga Dadan siap menyumbang kan dana pribadi nya untuk acara tersebut.

Hadir pula dalam acara RAKOR HAUL RADEN ARYA WANGSAKARA, itu DANRAMIL, KAPOLSEK, Kepala desa dan Kepala Sekolah DAN JUGA OKP yang ada di kecamatan pagedangan (Red/Nasir).

Pos terkait