Mitra 10 Lakukan Test Swab, Seorang Wartawan Dibogor Merasa Diintimidasi

Patroli Indonesia |Bogor, Jawa Barat – Toko Mitra 10 Bogor menjalani pengambilan swab untuk indentifikasi 74 karyawan berstatus orang dalam pemantauan (ODP) setelah tiga orang dinyatakan positif terjangkit wabah Covid-19. Kamis (19/06/20)

Namun Sofyansyah salah seorang wartawan foto di Kota Bogor yang hendak melakukan peliputan, mengambil gambar di Toko Mitra 10 menerima perlakuan yang tidak baik dan merasa diintimidasi oleh salah satu petugas keamanan di Toko Mitra 10. Padahal sesuai prosedur dia sudah menggunakan alat pelindung diri (APD) dengan menggunakan masker dan kacamata antidroplet.

Bacaan Lainnya

Sofyansyah menjelaskankan, kronologi atas peristiwa tersebut. Bermula saat dirinya masuk ke Mitra 10 bersama rombongan Dinas Kesehatan Kota Bogor yang akan melaksankan uji swab Covid-19 pukul 08.00 WIB. Namun karena peroses pengambilan swab tersebut belum dilakukan, dia menunggu di area parkir.

“Saya ikut masuk sempat ditanya satpam, saya bilang dari media. Akhirnya bisa masuk. Di dalam belum mulai, saya nunggu di parkiran motor,” kata Sofyansyah.

Setelah 30 menit kemudian, uji swab dilakukan Pemkot Bogor bagi sejumlah karyawan berstatus ODP tersebut.

Lalu Sofyansyah mengambil sejumlah gambar saat proses pengambilan sampel dengan menggunakan handphone nya.

Kemudian salah satu petugas mendekati Sofyansyah dan menanyakan profesinya serta meminta tanda pengenal miliknya.

“Saya jawab dari media ikut rombongan Dinkes tadi, terus minta tanda pengenal,” cerita Sofyansyah.

Namun tidak hanya itu, karna beberapa orang lainnya yang menghampirinya dan melakukan intimidasi dengan menyuruh menghapus foto dari hasil tangkapannya seraya membentak.

“Suruh dihapus gambar saya, saya kasih lah ke mereka dan akhirnya dihapus. Lalu ada juga orang yang sepertinya atasan mereka untuk menyuruh periksa whastapp saya, belum puas mereka juga minta KTP sama kartu pers terus difoto,” ungkapnya.

“Sambil bentak-bentak juga dia bilang ini internal karyawan, kalau fisik sih enggak,” terang Sofyansyah.

Setelah pihak Mitra 10 menghapus foto dari hanphone dan memeriksa semua indentitasnya, Sofyansyah akhirnya pergi meninggalkan lokasi. (Red/Tim Bogor)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *