Rest Area Wisata Air Terjun Jaran Goyang – Air Terjun Dewi Rengganis, Desa Guyangan Kec.Krucil Kab.Probolinggo

patroliindonesia |Probolinggo, Jatim – Mohammad lutfi turun langsung ketempat wisata baru yang berada di Desa Guyangan Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Pada hari Jum’at (03/07/20).

Banyak para wisatawan yang terheran-heran mengapa air terjun ini dijuluki dengan nama  Air Terjun Jaran Goyang.

Pak Manis menjelaskan bahwa, Air terjun ini dijuluki dengan air terjun jaran goyang karna memang mengambil sebutan dari desa kami sendiri yakni ‘Guyangan.’

Setelah beberapa jawaban dari pertanyaan yang team investigasi peroleh, wisata air terjun jaran goyang dan air terjun Dewi Rengganis ini mulai berdiri kurang lebih sejak tahun 2018, wisata ini juga semakin berkembang karena adanya semangat dari masyarakat guyangan dan dukungan dari kepala desa setempat.

Tanaman bunga yang menghiasi rest area itu dibantu oleh masyarakat guyangan sendiri, sehingga untuk memperindahnya tidak lagi memerlukan banyak biaya. Tanaman yang berada di sekitar air terjun juga bisa kita nikmati keindahannya karna terdapat 99 tanaman, baik dari tanaman buah maupun tanaman sayuran. Dan dari khas guyangan itu sendiri terkenal buah durian dan juga biji-biji kopinya.

Untuk informasi biaya masuk wisata air terjun ini masih belum diterapkan oleh protokol penjaga, Pak Manis juga mengatakan, “ingin wisata ini bisa terkenal hingga menjadi destinasi wisata internasional se-Jawa timur”. Harapan dari adanya wisata air terjun jaran goyang dan air terjun dewi Rengganis ini juga dikatakan oleh protokol penjaga agar tidak ada pengangguran di desa guyangan, pekerja yang akan melayani pariwisata ini nantinya murni dari orang-orang yg berasal dari desa guyangan itu sendiri.

Untuk pusat oleh-oleh dan makanan khas dari desa guyangan itu sendiri masih belum diterapkan karena biaya pengeluarannya terkendala oleh dampak wabah virus Covid-19. Harapan masyarakat desa guyangan wisata ini bisa mendapatkan bantuan dari beberapa investor dan orang lainnya demi cepat berkembangnya wisata baru ini hingga bisa menjadi wisata yang terkenal dan banyak diminati turis lokal ataupun para turis asing dari manca negara. (Lutfi)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *