Proyek Pengendalian Banjir Sungai Batang Lurus – Maransi, PT.APP : Optimis Tepat Waktu

Patroli Indonesia, Padang – Permasalahan banjir selama ini yang membuat kegelisahan masyarakat sekitar Sungai Sapih, Air Pacah kota Padang, kini sudah mulai diatasi  Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan kembali melanjutkan pembangunan Prasarana  Batang Lurus dan Maransi Kota Padang.

Proyek pembangunan Prasarana  Batang Lurus – Maransi, tahun anggaran 2020 sebagai pelakasana PT. Ady Permana Putratama dengan  sumber  dana dari APBD Sumbar TA.2020, senilai Rp 8.127.701.125 diharapkan dapat menanggulangi banjir.

PT Adi Permana Putratama melalui yusrizal ketika ditemui dilapangan mengatakan meski pengerjaan ditengah pandemi COVID19, bobot pekerjaan kita pada minggu ke 8 sudah berjalan 35 % dan untuk pembebasan lahan belum maximal masih terkendala sekitar 50 meter dan  kita sangat optimis pekerjaan ini selesai sesuai kontrak kerja,dan alhamdulillah  kita tidak menjumpai kendala dilapangan saat pengerjaan proyek ini.

Senada dengan yusrizal, Erman J selaku PPTK pada proyek tersebut mengatakan selain cuaca atau hari hujan ,kita tidak menjumpai adanya kendala ,untuk pembebasan lahan masih terkendala sekitar lebih kurang 50 meter lagi dan proyek pembangunan Prasarana batang lurus-maransi ini dirancang khusus untuk menanggulangi banjir.

Jadi selain bisa untuk irigasi bisa diharapkan dapat juga menanggulangi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

Jasman warga sekitar, berprofesi sebagai ibu rumah tangga mengatakan, Apabila hujan sudah turun, kita selalu khawatir akan datangnya banjir, sekarang  tidak lagi.

“Bahkan beberapa waktu lalu, terjadi banjir sampai setinggi pinggang orang dewasa. Akan tetapi, sejak dilakukannya pembangunan sungai Batang Lurus-Maransi tidak ada lagi banjir,” ujarnya.

Selain itu, zainal warga sekitar juga mengaku sangat senang dengan adanya proyek batang lurus- maransi ini.

“Selain bisa menciptakan lapangan kerja, pengerjaan proyek ini, kami  juga berharap  normalisasi batang lurus – maransi ini dapat mengatasi banjir yang kerap terjadi jika musim hujan dan juga bisa sebagai irigasi,” katanya.

Ditambahkan Yusrizal yang akrab disapa Ucok mengatakan, kita optimis dapat menuntaskan pekerjaan sesuai waktunya.

“Suksesnya pembangunan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan masyarakat setempat serta cuaca yang cerah sehingga proses pelaksanaan pekerjaan bisa berjalan dengan lancar,” imbuhnya. (red)

Pos terkait