Gusti Randa Memimpin Rapat Persiapan Ceremonial Pembentukan Pengurus PARFI Demi Generasi Artis Film Nasional

Patroliindonesia |Entertainment – Peseteruan di tubuh PARFI terus saja masih terjadi antara kubu Alicia Djohar dan Marcela Zaliyanti (PARFI ’56).

Team Patroli Indonesia langsung menyambangi gedung Perfilman Usmar Ismail di HR. Rasuna Said Lt.4 untuk meminta konfirmasi kepada Ibu Alicia Djohar sebagai Ketua Umum, namun beliau sedang ada meeting di tempat lain.

Foto: Sekjen Parfi Gusti Randa bersama pengurus DPP Parfi disaat meeting persiapan ceremonial pembentukan pengurus Parfi di gedung film Jakarta

Kami di temui Sekertaris Umum PARFI Gusti Randa untuk berbincang tentang dualisme PARFI, menurut Gusti Randa tidak ada dualisme kepemimpinan tetapi yang ada 2 organisasi yg berbeda yang satu PARFI dan yang lainya PARFI ’56.

Tonton wawancara live Sekjen PARFI

“Secara legal dan terdaftar di Menkumham serta mendiami kantor PARFI adalah pimpinan Alicia Djohar yang dalam waktu dekat akan ada ceremonial pelantikan pengurus yang akan dihadiri oleh instansi pemerintah, hanya saja masih menunggu selesainya bulan Agustus ini karena padatnya jadwal pejabat negara di bulan kemerdekaan Indonesia.” Terangnya

“Adapun program unggulan untuk meraih simpati publik adalah dengan mengerahkan 100 an cabang PARFI agar dapat bergerak dalam mensosialiasikan program PARFI, seperti mengandeng BNI life dan KTA yg berfungsi E-money artinya anggotanya dilindungi oleh asuransi jiwa dan kartunya bisa digunakan sebagai alat bayar untuk toll dan parkir serta akan menerbitkan buku tentang acting.” Tambahnya bang

“Selain itu di Parfi juga akan belajar tentang organisasi yang wajib diketahui tentang hak dan kewajiban sebagai anggota organisasi dan paham tentang kode etik profesi dan organisasi, contohnya anggota PARFI haruslah profesinya sebagai artis film bukan berprofesi dokter bukan pemain sepakbola yang bersifat homogen satu profesi, berbeda dengan ormas yang terdiri dari berbagai macam profesi.” Ungkapnya

“Apalagi setelah era reformasi PARFI tidak lagi superior, para artis bebas untuk berorganisasi dan di era digital ini smua bisa jadi artis bisa jadi sutradara dengan hanya bermodalkan handphone dan bebas memilih media yang digunakan ada FB, Youtube dan lain sebagainya.” Jelas Gusti randa yang pernah terkenal dengan peran sebagai Syamsul Bahri dalam Film Siti Nurbaya.

Foto: Gusti randa bersama Teddy Prangi, sang aktor laga prabu siliwangi

Menurut Bang Gusti Randa yang juga terkenal dengan profesi advokat dikalangan artis ini juga mengatakan bahwa “PARFI juga telah melakukan bakti sosial ke daerah-daerah bersama instansi pemerintah, hal ini untuk merubah stigma bahwa PARFI tidak hanya menerima tapi juga bisa memberi.”

“Intinya kita melakukan pembenahan secara internal terlebih dahulu sehingga yang bergabung menjadi anggota PARFI memiliki banyak manfaat.” Ucap Gusti Randa saat menutup sesi wawancaranya dengan kami.

(Red/Sandhy)

Pos terkait