Ayu Syambani Staff Ahli Anggota DPR RI H.Andi Iwan Darmawan Aras.SE Sigap Mengawal Aspirasi Masyarakat

Patroliindonesia |Jakarta – H. Andi Iwan Darmawan Aras SE, sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra di Gedung Nusantara 1 DPR senayan yang juga menjabat sebagai wakil ketua komisi V DPR selalu disibuk kan oleh banyak hal, hingga saat ini pun beliau belum juga dapat ditemui karena masih ada kunjungan kerja (Kunker) di Makasar sulawesi selatan. Selasa (08/9/20).

Namun kami ditemui oleh staff ahli beliau yaitu Ibu Ayu syambani yang sejak 2015 mendampingi beliau dalam tugas-tugas kenegaraan terutama di komisi V DPR.

Lihat Juga: Wawancara Gung Radja Dengan Ibu Ayu Syambani

Lihat Juga: Wawancara Sandhi Wiratama Dengan Ibu Ayu Syambani

Wawancara pertama dilakukan oleh reporter cilik Patroli Indonesia Gung Radja tentang program kerja Partai Gerindra untuk anak Indonesia, ibu Ayu menjelaskan saat ini belum ada program khusus untuk anak indonesia dari partai Gerindra, tetapi kami tetap akan mengawal program-program yang sudah ada dari pemerintah Indonesia salah satunya program beasiswa agar tepat sasaran.

“Suka duka menjadi staff ahli di gedung DPR sangat beragam, banyak ilmu yang di dapat tetang politik, hubungan antar lembaga dan institusi negara dan pastinya banyak kesempatan- kesempatan yang akan menghampiri kita meskipun dukanya harus siap dengan tugas negara yaitu menyiapkan data-data yang dibutuhkan untuk sidang dewan dan pastinya waktu sidang hingga larut malam bahkan pagi hari,” kata Ibu Ayu.

“Nah yang terpenting bagaimana kita bisa menyerap aspirasi dari masyarat yang sangat komplek dan dinamis,” ujar ibu Ayu.

Ditengah padatnya jadwal sidang dan persiapan partai Gerindra dalam menyongsong Pilkada didaerah, ibu Ayu Syambani harus pintar menentukan skala prioritas, disamping itu Aspirasi dari dapil 2 Makasar bapak H. Andi Iwan Darmawan Aras SE yang selalu berusaha untuk penuhi dan kawal sangat ketat dari banyaknya program-program kerja dewan, contohnya program rumah susun atau rumah nelayan semua berjalan dengan baik dan tepat waktu.

“Kalaupun ada kendala itu biasanya datang dari calon penerima bantuan seperti surat kepemilikan tanah belum lengkap dan itupun kita fasilitasi agar terselesaikan dengan baik,” papar Ibu Ayu.

“Selain itu program infrastruktur pembangunan jalan dan jembatan menjadi sekala prioritas karena sebagai penghubung antar daerah satu dengan daerah lainya.

Semuanya itu merupakan program padat tunai yang menyerap banyak tenaga kerja sehingga akan memutar roda perekonomian di dapil 2 Sulawesi Selatan,” Terangnya.

(Sandhi Wiratama)

Pos terkait