Gubernur Wahidin Himbau Warga Banten Lindungi Ulama Dan Mengutuk Keras Penusukan Syekh Ali Jaber

Patroliindonesia |Serang, Banten – Gubernur Banten H. Wahidin Halim mengajak dan menghimbau kepada warga Banten agar dapat melindungi para Kyai, para Ulama, dan para Dai di Banten selain dalam rangka meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Hal ini di ungkapkan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) di Rumah Dinas Gubernur Banten Jl. Ahmad Yani No. 158 Kota Serang, Rabu (16/9/2020).

Gubernur juga menyikapi kasus percobaan pembunuhan terhadap Habib Syekh Ali Jaber di Lampung serta pembunuhan M Arif, Imam Masjid Nurul Iman Kabupaten OKI, Sumatera Selatan beberapa waktu yang lalu.

“Sebagai Gubernur saya akan berada pada posisi terdepan agar para pejuang, para ulama, dan para guru ngaji terlindungi. Dan saya harus hadir dalam rangka menjamin rasa aman,” tegasnya.

Gubernur Banten juga menyatakan jika para Kyai, Ulama dan Dai adalah para pejuang, khususnya dalam meningkatkan iman dan takwa warga masyarakat Banten.

“Mereka harus dilindungi, bahkan saya apresisasi setiap langkah mereka dalam menyebarkan amar maruf nahi mungkar. Dan saya berharap kepada para pejabat yang berwenang untuk melindungi dan memberi rasa aman”, tegas Gubernur Banten.

“Saya mengutuk keras percobaan pembunuhan terhadap Syekh Ali Jaber, seorang pejuang dan mujahid Islam. Saya juga prihatin serta mengutuk keras pembunuhan terhadap seorang imam masjid,” ungkapnya.

“Tentunya ini membuat kita merasa berduka terhadap kondisi yang terjadi di Bumi Pancasila ini,” tambah Gubernur Banten.

“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi para pejuang akhlakul karimah serta seluruh rakyat Banten,” pungkasnya.

Dilansir keterangan dari

Ir. Hj. Eneng Nurcahyati
Pembina Utama Madya (IV/d)
NIP. 19620825 198704 2 001

PRESS RELEASE
Nomor: 488/177-Kominfo/IX/2020

Kota Serang, Rabu 16 September 2020
KEPALA DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA, STATISTIK DAN PERSANDIAN PROVINSI BANTEN

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *