Subsidi BBM Jenis Premium Dari Pemerintah DiKuasai Tengkulak Di Probolinggo

Patroliindonesia |Probolinggo, Jatim – BBM bersubsidi di jawa timur di kuasai tengkulak.

Sangat sangat prihatin kepada masyarakat kecil yang seharusnya bisa menikmati BBM bersubsidi jenis premium yang di sediakan oleh pemerintah dan pihak PT. PERTAMINA tapi malah BBM tersebut di kuasai oleh tengkulak dengan bekerja sama oleh pihak operator SPBU dan oknum-oknum tertentu dengan adanya pungli (pungutan liar), Sehingga dengan sangat bebasnya para tengkulak mengambil BBM jenis premium di SPBU dengan jumlah tiada batas yang mengakibatkan masyarakat kecil tidak kebagian.

Awak media patroli indonesia berhasil mengambil keterangan dari salah satu masyarakat yang memberikan kejelasan melalui postingan sosial media yang di unggah oleh salah satu masyarakat jawa timur khusus nya.

Untuk memberikan aspirasi kepada pihak pemerintah agar penjualan BBM bersubsidi jenis premium sesuai dengan tujuan pemerintah di berikan kepada masyarakat yang kurang mampu. Dan kami semua berharap kepada aparatur negara untuk bisa memberikan ketegasan khusus nya kepada setiap SPBU yang sudah melanggar kode etik pertamina dengan tegas dan begitupun juga dari pihak pertamina untuk memberikan sangsi kepada SPBU apabila sudah melanggar ketentuan-ketentuan atau prosedur sehingga dengan adanya ketegasan dari pihak terkait (kepolisian) sebagai abdi negara, agar memberikan peringatan terhadap oknum-oknum yang berada di SPBU yang sering kali mengadakan pungli (tutur salah satu masyarakat) yang akhir nya dengan adanya ketegasan pemerintah seperti ini, sehingga masyarakat kecil akan bisa menikmati BBM bersubsidi jenis premium dengan harga normatif yang murah.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan karna sering terjadi di setiap SPBU antrian yang sangat panjang demi mendapatkan BBM, yang bersubsidi jenis premium yang saling berebut antar tengkulak yang akhir nya para tengkulak manyalah gunakan aturan-aturan. Contoh
Memodifikasi tangki yang awal nya standart di rubah menjadi lebih besar demi ingin mendapatkan BBM jenis premium lebih banyak, sehingga bisa di jual kembali tanpa memikirkan dampak yang membahayakan seperti hal yang sering terjadi kebakaran akibat modifikasi tangki yang bocor karna sudah tidak sesuai dengan isi yang sudah di tetapkan oleh SNI (sesuai hasil investigasi awak media patroli indonesia news).
Selasa, (6/10/20).
(Red/Haris)

Pos terkait