Stop Press
Atas nama Ricky (Banten), Budi Ray (Banten), Fransisco Chrons Alias Arman (Manado), Musmuliadi Musa Beu (Bitung), Ismet Pakaya (Gorontalo), Jarnod Herung (Nusa Utara), Ahmad Dedy Alias Jimy (Tangerang) yang menggunakan KTA Pers, saat ini bukan lagi wartawan media Patroli-Indonesia.com. Jika nama tidak tertera di Box Redaksi, dianggap Ilegal, dan apabila ada masyarakat maupun instansi swasta / pemerintah merasa dirugikan oleh oknum nama tersebut yang mengaku wartawan media patroli-indonesia.com, seluruh jajaran pimpinan perusahaan dan pimpinan redaksi tidak bertanggung-jawab.

Wakil Gubernur Banten Kedatangan Tamu Istimewa Dari Sadulur Banten

Patroliindonesia |Serang, Banten – Kantor Wakil Gubernur (Wagub) Banten disambangi Guru Besar Paku Banten bersama Pimpinan Umum dan Pemimpin Redaksi AWII.News beserta tim kordinator wartawan liputan redaksional khusus. Kamis, (05/11/2020).
Foto : Wakil Gubernur Banten Bersama para tamu

H. Andika Hazrumy, S.Sos., M.A.P. Wakil Gubernur Provinsi Banten periode 2017-2022, yang juga sebagai tokoh pemuda cerdas dan berprestasi yang menjadi putra penerus dari tahta Keluarga Besar Pendekar Banten dari Ciomas Serang. Demi menjalani tugas negara dan melayani Masyarakat Provinsi Banten sebagai putra daerah memang telah menjadi amanah bagi putra kebanggan keluarga No.1 Banten yang satu ini, tidak terkecuali sang paman atau panggilan mamang (dalam bahasa sunda di kulon).

H.TB Syafruddin Seorang Tokoh Guru Besar Budayawan Paku Banten atau yang biasa dipanggil Abah Udin Pelor yang tak lain adalah mamang dari bapak Wagub ini memang sengaja dateng langsung untuk menyampaikan pesan guna mendukung karirnya di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten.

Bersama para pimpinan redaksional AWII News, Achmad Sujana selaku Pimpinan Umum Perusahaan (Pimprus), M.T Diansyah SH sebagai Pemimpin Redaksi (Pemred) dan rekan-rekan lainnya diajak abah udin untuk merapat dan turut serta mendukung Bapak Andika Hazrumy dalam melaksanakan pembangunan di Provinsi Banten.

Disela-sela waktu sibuknya, Andika Hazrumy tetap menerima dan menyambut kedatangan sang paman dan rekan-rekan media dari AWII.News dan Aliansi dengan kesantunan pribadinya.

“Abah mah orang tua abdi atuh, terima kasih atas perhatian dan kedatangannya. Insya Allah saya dan jajaran pemerintah provinsi Banten akan selalu bersinergi dengan baik dengan para insan pers dalam menjalankan tugas dan juga menampung semua aspirasi masyarakat baik dari sisi lembaga, apalagi lembaga yang mengedepankan kebudayaan masyarakat Banten sendiri,” ujar Wagub Andika.

“Apresiasi plus untuk sosok tokoh Wagub muda seperti Andika ini, memang sangat dibanggakan oleh orang tua. sebagai keponakan yang berbakti, abah bangga. Apalagi semua tugasnya didedikasikan untuk mengabdi pada pemerintahan dan masyatakat. Abah disini juga kan demi kelestarian budaya Banten,” papar Abah Udin.

Sedangkan mewakili para insan pers nasional, Achmad Sujana selaku Pimpinan Umum Perusahaan AWII News di PT. Cahaya Multimedia Indonesia yang juga menjabat Wakil Sekjen II di DPP AWII (Aliansi Wartawan Independen Indonesia), mencoba menyampaikan audiensinya untuk kemitraan yang lebih serius agar dapat membantu Pemprov Banten dalam pengawasan kinerja ASN hingga Aparatur pemerintah lainnya. Dan khususnya dalam pelaksanaan pembangunan pada proyek-proyek infrastruktur dan proyek strategi nasional lainnya, pemprov banten harus bisa lebih transparan dalam mengontrol pegawai-pegawai Dinas yang membuat kebijakan dilapangan, seperti keseriusan menangani hal terkait perizinan lingkungan yang kerap kali tersangkut pada masalah Amdal dan pencemaran lingkungan hingga masalah banjir dan penyerapan CSR (Corporate Service Relationship), bahkan masalah pelaksanaan dana desa yang masih sangat kurang jelas laporan dan keterbukaannya.

“Mengingat tugas pers dalam kontrol sosial yang dilindungi Undang-undang Pers No.40 tahun 1999 disertai pemberlakuan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (UU-KIP) guna memberikan pelayanan informasi yang Tepat, akurat, dan terbuka bagi masyarakat umum. Khususnya pemerintah daerah, harus dapat menerima koreksi dan menanggapi teguran masyarakat pada hal pelayanan karna para wartawan dan orang-orang dari lembaga independen akan terus mengawasi kinerjanya,” ungkap Sujana.

“Kita kontrol tentu ada rules nya, kerja kita para insan pers jelas sudah ada bagian dari program penyerapan sesuai anggaran dari Kemenkominfo, guna membantu peranserta pengawasan untuk pemerintah dan masyarakat dalam profesi yang independen.

Namun demi penyesuaian regulasi pajak, tentunya Kegiatan Pers harus dilaksanakan oleh Perusahaan Pers Berbadan Hukum Perseroan Terbatas (PT). Jadi kami tetap bisa komersilkan karya jurnalistik dan keuntungan perusahaan lainnya dari iklan-iklan bersponsor, komersial break ataupun kemitraan, baik kerjasama dengan pemerintah ataupun swasta dalam melayani tugas peliputan khusus promosi dan advertorial,” tambah Bang Jojo ‘sapaan akrab Pimpinan Umum AWII.News

Namun kemerdekaan pers juga jangan sampe dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, jadi pihak pemerintah juga tetap bisa menolak melayani para wartawan yang ga jelas aturan dan ga ada perusahaannya. Apalagi buat wartawan yang tidak tergabung dalam organisasi pers yang resmi menjadi konstituen dewan pers.

Dan disesi lain, Asep Rahman SH dari Badan Peneliti Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia (BPAN – LAI Pusat) yang turut menghadiri pertemuan tersebut pun menyampaikan agar Pemprov Banten juga dapat bekerjasama dengan pihaknya pada permasalahan bidang pertanahan yang tumpang tindih diwilayah Banten dan agar dapat membantu pihak BPAN dalam tugas penelitian dan investigasi guna pengawasan yang lebih selektif pada aset-aset negara, sesuai Intruksi Presiden (Inpres) untuk tupoksi kelembagaan.

Setelah menerima maksud dan tujuan mamang dan para awak media AWII News serta perwakilan Aliansi pun, Andika segera melanjutkan tugasnya untuk rapat kerja di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Banten. (Red/Joe)

Pos terkait