Keluarga Korban Sriwijaya Air Tabur Bunga di Kepulauan Seribu

Patroli Indonesia, Jakarta – Keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 PK-CLC menaburkan bunga di lokasi jatuhnya pesawat di Kepulauan Seribu, Jumat (22/1) pukul 09.30 WIB.

Mereka menaburkan bunga ke perairan di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki dari KRI Semarang.

Bacaan Lainnya

Perwakilan keluarga korban, beberapa pilot, serta kru Sriwijaya Air menghadiri prosesi tersebut untuk memberikan penghormatan kepada 62 orang yang meninggal dalam kecelakaan.

Suasana haru dari para keluarga mewarnai prosesi tabur bunga.

“Kami ucapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang dialami oleh SJ 182. Tentunya kami sedih dan turut kehilangan.Kami berharap semua korban dapat teridentifikasi secepatnya,” kata Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena di atas KRI Semarang.

Proses pencarian dan evakuasi Sriwijaya Air dihentikan pada Kamis, 21 Januari 2021 setelah berjalan 13 hari.

Dari operasi tersebut, Tim SAR Gabungan menemukan 324 kantong berisi bagian tubuh korban, 64 kantong berisi serpihan kecil pesawat, dan 54 kantong berisi bagian besar pesawat.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi 47 korban Sriwijaya Air hingga Kamis malam. Artinya, masih ada 15 korban lagi yang belum teridentifikasi.

Selain itu, Tim SAR Gabungan juga telah menemukan Flight Data Record (FDR) yang merupakan satu dari dua kotak hitam milik pesawat tersebut.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan pencarian terhadap satu kotak hitam lagi, yakni Cockpit Voice Recorder (CVR) akan tetap dilanjutkan meski operasi telah berakhir.(red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *