BAZNAS Ciamis Penghimpunan Zakat 2025 Tembus Rp25,6 Miliar

MPI, Ciamis Jabar –  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali mencatat pencapaian membanggakan. Pada 2025, lembaga ini berhasil menghimpun zakat hingga Rp25,6 miliar, melampaui target nasional sebesar Rp24,4 miliar. Torehan ini menempatkan Ciamis sebagai salah satu daerah dengan kinerja penghimpunan zakat paling stabil di Indonesia.

Ketua BAZNAS Ciamis, KH. Lili Miftah, menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hasil yang datang secara tiba-tiba. Menurutnya, peningkatan signifikan ini berangkat dari manajemen yang disiplin, evaluasi rutin, serta pengawasan yang diperketat di seluruh lini.

Tidak ada kenaikan yang instan. Ini hasil dari kerja sistem, kerja pengawasan, dan kerja bersama.

Dalam lima tahun terakhir, grafik penghimpunan zakat Ciamis menunjukkan tren peningkatan tanpa jeda. Mulai dari Rp6 miliar pada 2021, naik menjadi Rp11 miliar (2022), Rp17 miliar (2023), Rp23 miliar (2024), hingga menembus Rp25,6 miliar pada 2025.

Di tengah situasi ekonomi yang kurang stabil, BAZNAS Ciamis justru mampu memperluas basis muzaki. Salah satu program yang mencuri perhatian adalah kencelengisasi atau penyediaan celengan receh di rumah warga. Meski sederhana, program ini terbukti menjadi penopang utama di saat daya beli masyarakat menurun.

“Awalnya kami pesimis. Tapi justru dari receh inilah grafik infaq kembali naik. Mesin hitung koin kami sampai kewalahan,” kata Lili tersenyum.

Program ini kini telah berjalan di 70 desa. Jika diperluas hingga 150 desa, BAZNAS memprediksi penghimpunan zakat 2026 bisa menembus Rp30 miliar.

Keberhasilan BAZNAS Ciamis juga mendapat perhatian pemerintah pusat. Bappenas dijadwalkan melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung model penguatan UPZ desa yang dinilai efektif dalam memperluas pemerataan manfaat zakat hingga ke wilayah-wilayah terpencil.

“UPZ desa adalah kunci distribusi yang lebih merata. Mungkin itu yang ingin dilihat Bappenas secara nyata,” ujar Lili.

Dengan berbagai inovasi tersebut, BAZNAS Ciamis bukan hanya menjadi lembaga penghimpun zakat, tetapi juga menjadi contoh nasional dalam membangun ekosistem zakat yang berkelanjutan dan dekat dengan masyarakat.

Jurnalist : Andri

Pos terkait