Bupati Muratara, H.Devi Sudartoni Terima Penghargaan Dari Kemendes PDTT

Facebooktwitterlinkedinrssyoutubeinstagrammailby feather

Patroli-indonesia.com MURATARA – Kabupaten Muratara, mendapatkan kado istimewa di peringatan Hari Percepatan Pembangunan Daerah.

Kabupaten dengan slogan Beselang Serundingan ini, mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten terbaik dalam pelaksanaan program nasional percepatan daerah tertinggal 2020 -2024.

Bacaan Lainnya

Penghargaan tersebut, diberikan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Piagam penghargaan diserahkan secara langsung oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, kepada Bupati Muratara H Devi Suhartoni, Kamis (24/11/2022).

Bertepatan dengan peringatan hari Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, yang diselenggarakan di ballroom hotel Grand Padis Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Penghargaan sebagai kabupaten terbai dalam pelaksanaan program nasional percepatan daerah tertinggal 2020 -2024 dari Kemendes PDTT.

Ikut mendampingi Bupati Muratara, antara lain Sekretaris Daerah, Kepala DPMDP3A, Kepala Disperindagkop, Kepala Diskominfo, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pertanian, Sekretaris Bappeda dan Kabag Prokopim.

Bupati H Devi Suhartoni mengaku sangat bersyukur, kabupaten yang dipimpinnya dinilai sebagai kabupaten terbaik dalam pelaksanaan program nasional percepatan pembangunan daerah tertinggal 2020 – 2024.

Kabupaten Muratara, kata Devi, dinilai konsisten terhadap akselerasi pembangunan daerah tertinggal terbaik, sesuai dengan program nasional.

Mewakili Bupati Muratara, Asisten I Hadiri Pembukaan Lomba Kadarkum Di Palembang.

Devi mengatakan, ada tiga kabupaten yang mendapatkan penghargaan, termasuk kabupaten Muratara. Namun, secara nilai Kabupaten Muratara nomor satu.

“Penghargaan itu, dilihat dari perencanaan dan komposisi belanja daerah yang diprioritaskan pada pengentasan daerah tertinggal,” kata Devi.

Pemkab Muratara, juga memperbesar Alokasi Dana Desa (ADD) sesuai aturan. Langkah yang diambil itu, tidak dilakukan oleh bupati sebelumnya.

“Sejak dilantik, langsung menginisiasi sejumlah program penguatan di daerah tertinggal” imbuh Bupati.

Langkah itu diambil, lantaran Kabupaten Muratara masuk dalam 62 daerah tertinggal. Sejak dilantik itu pula, Dia menargetkan pendamping desa bersinergi dengan kepala desa dan pemerintah daerah.

Dengan tujuan, menjadikan desa mandiri, desa sadar kebersihan lingkungan, desa kebuuhan air bersih terpenuhi, serta BUMDes menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa.

“Insya Allah, di tahun 2024 nanti. Kabupaten Muratara terlepas dari status tertinggal” kata Bupati. ( Adv/Pemkab/Tim )

Facebooktwitterlinkedinmailby feather
 

Pos terkait