Cegah Masuknya Covid19, Pemerintah Desa Watu Arus Lakukan Berbagai Upaya Preventif

Patroliindonesia |Manggarai Timur – Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya antisipasi pencegahan penyebaran virus corona. Upaya tersebut terus dilakukan dengan membangun kordinasi dan kerja keras dimulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga sampai ke pemerintah desa.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Watu Arus. Pemerintah Desa Watu Arus terus melakukan tindakan preventif untuk mencegah masuknya covid19 ke desa tersebut. Tindakan preventif tersebut dinilai sangat optimal dalam memutuskan mata rantai penyebaran covid19.

Bacaan Lainnya

Paulus Anam, Kepala Desa Watu Arus mengatakan bahwa penanggulangan covid 19 di desa Watu Arus dilakukan dengan mengikuti berbagai protokol kesehatan covid19.

“Penanggulangan covid 19 didesa kami dilakukan mengikuti berbagai protokol kesehatan. Setelah ada instruksi dari pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, hari itu juga kami siapkan semua hal yang berhubungan dengan penanggulangan covid19 seperti mengadakan posko penanggulangan covid19, pemberian masker kepada masyarakat desa, menyediakan rumah karantina bagi warga yang datang dari wilayah zona merah, menganjurkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, dan juga masih ada hal lainnya yang berhubungan dengan penanggulangan covid 19” ungkap paulus. (24/06/20)

Lebih lanjut Paulus mengatakan warga yang dikarantina akan dikontrol oleh gugus tugas penanggulangan covid 19 desa Watu Arus. Semua kebutuhan mereka akan dipenuhi, mulai dari sembako, penerangan, air minum dan lain sebagainya. Jumlah warga yang karantina sebanyak 21 orang dan mereka mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 25.000 per hari selama masa karantina. Jadi selama 14 hari karantina, setiap orang yang dikarantina akan mendapatkan Rp 350.000. Jadi total Dana Desa yang diperlukan untuk masyarakat yang dikarantina sebesar Rp 7.350.000.

(Tensi Rea)

Pos terkait