MPI, Takalar, Sulsel – Guru dan tenaga pendidik SMK Negeri 3 Takalar mulai tidak masuk melakukan kegiatan belajar mengajar disekolah, lantaran ketidak nyamanan dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik dan tenaga pendidikan.
Terlihat, di ruangan kelas murid yang biasanya ada aktivitas belajar siswa, namun pada hari ini di ruangan tersebut tidak ada aktivitas belajar, kamis (30/1).
Hal ini, dilakukan puluhan Guru dan tenaga pendidik bagian dari pengajuan petisi permohonan mutasi terhadap Nur Salam, S.Pd yang menjabat sebagai Kepala Satuan Pendidikan SMK Negeri 3 Takalar, agar Kepsek dimutasikan atau di non jobkan.
Asmawati, S.Pd selaku guru pengajar yang sempat diminta tanggapannya oleh awak media mengatakan bahwa Kepala sekolah (Kepsek) kami itu mengatakan bahwa ketegasan dan kedisiplinan yang membuat kami merasa tidak nyaman. “Padahal bukan itu yang membuat kami tidak nyaman,” ucapnya.
Menurutnya, “kalau dalam hal Kepsek tegas dan disiplin maka kami pun akan mendukung bapak Kepsek untuk tegas dan disiplin. Tapi saya tidak terimanya karena perlakuan Kepala Sekolah yang memarahi kami di depan murid-murid, padahal para murid sangat menghormati gurunya. Ini telah menjatuhkan marwah kami semua sebagai tenaga pendidik,” Imbuhnya.
“Sebagai guru kami tidak mau para siswa siswi kami terlantar dari pembelajaran olehnya, kami tetap stanby di sekitar sekolah sehingga kalau detik ini ada PLH baru yang menggantikan Nursalam, maka detik ini juga kami akan masuk mengajar. Sehingga aksi mogok kami ini akan berlangsung sampai ada tindak lanjut petisi kami dari bapak Disdik provinsi,” tutupnya. **












