Patroli-indonesia.com Neglasari, TANGERANG – Demonstrasi Warga dan Karyawan di SPBU 34.15125 memenuhi kepadatan lalu lintas Jalan Raya Surya Darma, Neglasari. Selasa, (9/8/2022).
Kemacetan yang terjadi tepat di depan SPBU disebabkan keramaian dari para demonstran yang berasal dari warga sekitar dan Karyawan SPBU.

Hal yang menjadi tuntutan dari karyawan SPBU kepada pihak manajemen SPBU 34.15125 ada beberapa point tuntutan, diantaranya : 1.Mutasi secara sepihak. 2.Mengembalikan upah yang dipotong secara sepihak. 3.Menolak adanya karyawan dari luar wilayah. 4.Mempekerjakan kembali karyawan yang di mutasi dan di berhentikan secara sepihak. 5.Mendapatkan upah sesuai dengan ketentuan dari pemerintah daerah.
Adit salah seorang dari karyawan SPBU menyampaikan tujuannya.
“Saat ini pihak manajemen telah melakukan mutasi sepihak kepada karyawan SPBU yang telah bekerja di atas 5 tahun ke daerah yang lebih jauh dari tempat tinggalnya tanpa ada fasilitas tambahan di tempat yang baru, sedangkan penambahan karyawan di SPBU ini diambil dari wilayah luar Tangerang dan tidak mengunakan warga sekitar SPBU atau tidak melakukan mutasi karyawan SPBU yang asli warga setempat ke wilayah yang jauh.” Jelasnya.
Untuk upah pekerja yang dipotong secara sepihak selama covid 19 warga meminta untuk dibayarkan kepada para karyawan.
“Kami menginginkan agar manajemen mempekerjakan kembali karyawan yang diberhentikan secara sepihak oleh SPBU, pihak manajemen harusnya dapat mengikuti aturan upah pekerja yang telah ditentukan oleh pemerintah.” Tambahnya.
Disisi lain, pihak manajemen SPBU sendiri mengatakan akan mengambil keputusan beberapa hari ke depan.
“Saat ini kondisi SPBU sendiri sudah berjalan seperti biasa dalam pelayanan pengisian BBM, sedangan untuk pengaman dan pengaturan jalan dilakukan oleh Polsek Neglasari dengan mengedepan sikap humanis.” Pada pemaparan dari Pihak manajemen SPBU setelah para demonstran ditemui oleh pihak manajemen langsung.
(Red/Andre)












