Diduga Ada Kejanggalan Terkait Tudingan Oknum Guru di SMPN 1 Rajeg Tangerang yang Sempat Viral

Facebooktwitterlinkedinrssyoutubeinstagrammailby feather

MPI, TANGERANG – Dilansir dari media cetak yang beredar sebelumnya, terkait dugaan ulah oknum guru agama yang diduga melakukan pelecehan terhadap muridnya di SMPN 1 Rajeg kabupaten Tangerang, menjadi sorotan publik baru baru ini, Selasa (28/11/2023).

Bacaan Lainnya

Dari kabar yang beredar ada beberapa kejanggalan yang didapati oleh awak media, disaat pihak sekolah terkesan menutup-nutupi cerita dan kronologi kejadian tersebut.

Namun ada beberapa hal klarifikasi yang terkonfirmasi dari pihak-pihak di sekolah tersebut yang menjawab.

“Disaat murid melapor kejadian tersebut dan diterima oleh pihak sekolah, lewat guru di bidang BP yang langsung sigap menindaklanjuti untuk mencari tahu kebenarannya.” Kata pihak sekolah.

“Sudah ditelusuri oleh pihak sekolah,  terduga oknum guru yang berinisial AR tersebut memberikan penjelasannya, kejadian itu ada unsur ketidaksengajaan, di saat semua guru dan murid bersalam salaman usai melakukan upacara pada kegiatan memperingati Hari guru nasional, tangan atas guru AR sedikit menyentuh bagian dada siswi tersebut dan bukan telapak tangannya.” Jelasnya.

Pada kesimpulan yang terima awak media patroli Indonesia saat mendapati informasi, pemberitaan yang simpang siur yang telah beredar tersebut telah di tangani dan ditengahi secara baik.

“Semoga dari apa yang terjadi hal yang tidak sebagaimana mestinya di SMPN 1 Rajeg kabupaten Tangerang ini dapat di selesaikan lebih baik lagi, dari berbagai macam opini masyarakat yang menilai kejanggalan tersebut bisa diterima juga agar tidak mencoreng nama baik dunia pendidikan khususnya di SMPN 1 Rajeg.” Imbuh narasumber yang enggan disebut namanya.

“Nama baik di sekolah kami juga perlu terjaga dengan baik, SMPN 1 Rajeg telah memiliki segudang Prestasi akademik dan non akademik yang bisa dan perlu dibanggakan juga dong.” Pungkasnya.

( Andy Rae )

Facebooktwitterlinkedinmailby feather
 

Pos terkait