MPI, Madina – Menyoroti penindakan Aparat Penegak Hukum (APH),terkesan dalam penindakan ataupun penangkapan alat berat excavator pada aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang marak sekarang ini di kabupaten Mandailing Natal (Madina) provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih ada saja beroperasi di berbagai titik, tak tersentuh, seperti di kecamatan Kotanopan dan Ulu Pungkut, diharapkan atau diminta Satuan Petugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk turun tangan.
Paska penyitaan atau penangkapan excavator dan beberapa orang penambang emas ilegal beberapa kawasan di Madina menjadi bahan pertanyaan publik.Hal ini disampaikan Muhammad Yakuf Lubis selaku tokoh masyarakat Madina pada wartawan, Kamis (05/03/2026).
“Pada pola ini kami menilai kuat dugaan adanya laga balak antara payung, kalau memang benar-benar untuk dirazia terkait PETI, ratakan semua, jangan ada tebang pilih lalu mengambil unsur berbau pemanfaatan, kasihan melihat para masyarakat penambang yang menggantungkan hidupnya disana,” ujar Yakuf.
Tersorot pada pemberitaan awal dibeberapa media, ada 2 Unit alat berat yang diamankan pihak Polda Sumut dan Korps Brimob dan pihak gabungan Polda sumut dan Brimob mengamankan 17 orang pekerja tambang emas ilegal di kawasan kecamatan Siabu atau di perbatasan kabupaten Madina dan Tapanuli Selatan (Tapsel).
Disamping itu, pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) beraksi penertiban atau penyitaan alat berat excavator di wilayah pantai barat Madina yakni di kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayu didalam operasi itu pihak TNI mengamankan sebanyak 6 Unit excavator.
Melihat kondisi ini, muncul dibenak warga Madina adanya kepentingan antara institusi ketidak bersamaan aparat dalam penertiban PETI di wilayah Madina bahkan warga mengharapkan pihak Satgas PKH pusat untuk turun tangan menuntaskan permasalahan PETI di Madina.
“Kami harap dan bermohon sangat kepada pihak Satgas PKH pusat untuk turun ke kabupaten Madina agar persoalan ini dapat diselesaikan dan menghentikan keseluruhan secara merata dan bersama pada aktivitas Tambang emas ilegal di seluruh kawasan kabupaten Madina,” harapnya.
(S.Nasution)
Keterangan Gambar : Poto Tim TNI Saat menyita Axcavator Peti di Madina, Rabu (04/03/2026).












