Patroliindonesia.online I JAKARTA- Pemerintah kembali memperpanjang PPKM level 3 di aglomerasi Jabodetabek yang dimulai sejak hari ini Selasa 7 September hingga 13 September 2021 mendatang. Terkait dengan pemberlakuan itu, Ditlantas Polda Metro Jaya masih tetap memberlakukan ganjil genap (gage) untuk pembatasan mobilitas dan crowd free night atau malam tanpa keramaian di titik- titik ruas jalan di DkI Jakarta.
” Aturan yang kami lakukan itu bersamaan dengan penetapan pemerintah terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 , hingga 13 September 2021,”ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo dalam keterangan nya kepada wartawan, di Jakarta, Senin (6/9/2021)
Sambodo menegaskan bahwa untuk pelaksanaan crowd free night yang Minggu lalu sudah di mulai dilaksanakan akan kembali dilanjutkan pada Minggu ini khususnya pada saat malam weekend dan malam libur, malam Sabtu dan malam Minggu. ” Kita terapkan lagi ada 2 tahap filterisasi selektif crowd free night, pertama pukul 22.00-24.00 dan kedua pukul 24.00 hingga 04.00,” ungkapnya.
Kemudian, katanya ada empat kawasan pelaksanaan crowd free night yaitu Jalan Sudirman-Thamrin, Jalan SCBD, Kemang dan Jalan Asia-Afrika, mulai pukul 22.00-24.00 WIB. 632 personel yang kita kerahkan setiap malam libur dan malam weekend.
“Kita filterisasi selektif artinya memperbolehkan arus lalu lintas melintas. Namun, kalau ada komunitas-komunitas geng motor atau yang berpotensi menimbulkan kerumunan itu akan kita larang,” ucap Sambodo. Sedangkan pukul 24.00 sampai pukul 04.00, akan kita filterisasi penuh. Filterisasi ketat yang kita perbolehkan melintas hanyalah darurat, tamu hotel dan orang yang bertempat tinggal atau penghuni yang bertempat tinggal di kawasan itu untuk pelaksanaan crowd free night di empat kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, SCBD, Kemang dan Asia Afrika.
“Empat kawasan inilah yang beberapa minggu kemarin yang berpotensi melakukan pelanggaran prokes. Di tempat keramaian di SCBD, Kemang dan sebagainya,”ucapnya.
Kemudian Asia Afrika, karena disitu sering digunakan untuk balapan liar. Sedang Sudirman-Thamrin, karena itu memang kawasan yang menjadi ikon pelaksanaan PPKM level 3 di Jakarta..Pembatasan mobilitas ganjil genap. Mulai besok, kami tidak lagi berjaga di mulut kawasan seperti yang saat ini kita laksanakan, kami hanya memasang anggota di Bundaran Senayan, Semanggi, kemudian di Bundaran Patung Kuda.
“Untuk di jalan Rasuna Said kami hanya akan pasang di simpang Mampang dibawah layang, kemudian di samping Imam Bonjol samping KPU,” jelasnya.
Plang rambu tetap kami pasang, tetapi jika ada yang mencoba melanggar kami akan lakukan penindakan dengan tilang, baik melalui tilang ETLE maupun tilang secara manual.
(Reporter/Rika Ningsih)












