MPI, JAKARTA — Suasana yang penuh dengan kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti kantor JNE dalam kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah yang digelar khusus oleh tim Quality Management System (QMS). Momen ini menjadi ajang penting untuk mempererat silaturahmi, melakukan refleksi pasca Ramadan, sekaligus menguatkan kembali semangat kerja setelah libur panjang Idul fitri.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Supervisor QMS, Vina, yang dikenal sebagai sosok tegas namun tetap membangun suasana kerja yang harmonis. Bersama timnya, ia “menggawangi” terselenggaranya acara yang sederhana namun penuh makna ini.
Menariknya, Halal Bihalal tim QMS kali ini tidak langsung terlaksana di hari pertama masuk kerja. Setelah hampir satu minggu kembali beraktivitas pasca libur Lebaran, barulah seluruh tim memiliki waktu yang tepat untuk berkumpul dan bersilaturahmi secara lengkap.
Hal ini pun sempat menjadi bahan candaan hangat di tengah acara. “Ini Halal Bihalal atau temu kangen yang sempat tertunda ya?” celetuk salah satu anggota tim yang langsung disambut tawa. Bahkan ada yang berseloroh ringan, “Akhirnya kita bisa juga ‘soan’ ke lantai 5, biasanya cuma lewat atau lihat dari jauh saja.”
Puncak kegiatan ditandai dengan kunjungan tim QMS ke lantai 5 untuk bertemu langsung dengan Bapak Samsul Djamaluddin. Momen ini menjadi simbol penting dalam membangun hubungan yang lebih erat antara tim dengan pimpinan, sekaligus bentuk penghormatan dan komunikasi yang lebih terbuka.
Dalam sambutannya, Pak Samsul Djamaluddin menyampaikan pesan mendalam terkait makna Halal Bihalal sebagai titik awal untuk kembali ke fitrah dan memperbaiki kualitas diri, baik secara personal maupun profesional.
“Idulfitri adalah waktu terbaik untuk kita membersihkan hati dan memperbaiki hubungan. Tapi tidak berhenti di situ, kita juga harus membawa semangat itu ke dalam pekerjaan. Tim QMS memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan standar perusahaan, maka integritas dan kekompakan harus terus dijaga,” ujarnya dengan penuh penekanan.
Ia juga menambahkan bahwa komunikasi yang baik dan rasa saling menghargai menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Sementara itu, Vina dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk menyatukan kembali energi tim setelah jeda panjang. Ia mengakui bahwa suasana Lebaran masih terasa, namun justru itulah yang membuat kebersamaan menjadi lebih hangat.
“Setelah libur panjang, pasti ada yang masih terbawa suasana Lebaran—bangun pagi masih negosiasi sama alarm,” ucapnya sambil tersenyum, disambut gelak tawa tim. “Tapi yang terpenting, kita bisa kembali berkumpul, saling memaafkan, dan menyatukan langkah untuk ke depan.”
Ia menegaskan bahwa
tim QMS akan terus berkomitmen menjaga kualitas kerja, meningkatkan koordinasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang solid dan saling mendukung.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah, saling bersalaman, serta diskusi santai yang mempererat hubungan antaranggota tim. Tidak ada sekat jabatan, semua larut dalam suasana kebersamaan yang tulus.
Menutup kegiatan tersebut, seluruh tim QMS memanjatkan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan:
“Bismillahirrahmanirrahim.
Ya Allah, di hari yang fitri ini, kami memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan kami. Satukan hati kami dalam kebaikan, kuatkan persaudaraan kami, dan jadikan kami pribadi yang lebih baik.
Berikan keberkahan dalam setiap langkah kami, mudahkan pekerjaan kami, dan jadikan apa yang kami lakukan sebagai bentuk ibadah kepada-Mu.
Terimalah amal ibadah kami selama bulan Ramadan, dan pertemukan kami kembali dengan Ramadan di masa yang akan datang. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.”
Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi bukti bahwa di balik sistem dan prosedur yang dijalankan, kekuatan utama sebuah tim tetap terletak pada kebersamaan, komunikasi, dan rasa saling menghargai. Dari lantai 5, semangat baru itu pun dibawa kembali oleh tim QMS—siap melanjutkan tugas dengan energi yang lebih segar, komitmen yang lebih kuat, dan tentu saja, dengan sedikit canda agar suasana kerja tetap hidup. zakaria (Bang zeck)












