MPI, Labura, Sumut – Seekor Tapir Sumatera terlihat muncul di permukiman warga Dusun Suka Rakyat, Desa Batu Tunggal, Kecamatan NA IX–X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).
Satwa dilindungi dengan nama latin tapirus indicus ini diketahui muncul sejak Sabtu, 7 Februari 2026.

Keberadaan Tapir tersebut dipantau oleh pegiat alam liar, Haray Munthe dari Yayasan Alam Liar Sumatera, Selasa siang ketika dihubungi dari Rantauprapat.
“Sejak hari Sabtu, Tapir masih berada di sekitar permukiman warga. Biasanya, keluar Tapir dari habitatnya disebabkan oleh kerusakan lingkungan. Saat ini Tapir bergerak di kawasan perkebunan PTPN III,” ujar Haray Munthe.
Pemantauan hewan langka Indonesia ini dilakukan untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa, serta menjaga agar habitat tapir tetap aman.
Sejak kemunculannya, Haraysam bersama warga setempat melakukan sosialisasi terkait keberadaan satwa dilindungi dan undang-undang konservasi alam.
Warga diimbau agar tidak menganiaya, menangkap atau memburu, mengingat Tapir bukan hewan karnivora, melainkan herbivora pemakan tumbuh-tumbuhan.
Pihaknya bersama tim BKSDA Sumatera Utara berencana mengevakuasi ke tempat pemulihan satwa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatannya sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang aman.
Haraysam, menjelaskan bahwa Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara merupakan kawasan hutan hujan tropis di Pulau Sumatera yang menjadi habitat alami berbagai satwa langka yang dilindungi, seperti Harimau Sumatra, Tapir, Beruang, Kambing hutan, dan Rusa, termasuk satwa yang populasinya terancam punah.
Sebelumnya, pada 1 Januari 2026, dua ekor Harimau Sumatra juga dilaporkan masuk ke kebun karet milik warga Dusun X Bukit Dame, Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Labura.
Kejadian tersebut memicu ketegangan karena lokasi kebun hanya berjarak sekitar 500 meter dari permukiman padat penduduk.
Diharapkan masyarakat di Sumatera Utara dapat menjaga kelestarian alam bersama agar satwa langka di Indonesia dapat terus bertumbuh.ucap Haray.(ES33)
NB : Teks photo seekor tapir muncul di permukiman dan diladang warga di Labura, pada Sabtu (07/02/2026).












