MPI, Jakarta Utara – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea Murka Menanggapi Kasus Pemerkosaan Dua Bersaudara Anak Di Bawah Umur Yang Dilakuan 13 Orang Pelaku Selama Setahun Dengan Cara Di Paksa Minum Minuman Alkohol Miras Di Tarik lalu di perkosa.
Hotman Meminta Polres Purworejo Kapolri Kadiv Propam Dan Kapolda Jateng Agar Kasus Ini Menjadi Atensi.
Korban Didampingi Kuasa Hukum dan Keluarga Jauh Jauh dari Purworejo Mendatangi Hotman911 Di Kopi Gemoy Kelapa Gading Jakarta Utara, pada Sabtu, 19 Oktober 2024.

Hotman Menjelaskan Kepada Awak Media Bahwa kasus Tersebut Pernah Dilaporkan ke Polres Purworejo di Jawa Tengah pada awal bulan Juli 2024 lalu, namun kasusnya tidak berjalan dengan signifikan. Salah Satu pelaku Menikah dengan Salah Satu korban, itu dianggap upaya menutupi kasus ini dan Sampai melahirkan satu anak dan anaknya saat ini hadir Disini,” ujar Hotman.
Masih lanjut Hotman. Diduga pada kasus ini ada keterlibatan perangkat desa setempat yang mencoba menakut-nakuti dan mengintimidasi korbannya dengan upaya mediasi. “Agar mencabut laporan dengan ancaman jika laporan itu tidak dicabut, vidio adegan mesum yang telah direkam Para Pelaku akan diviralkan, atau dituntut balik pencemaran nama baik.” Jelas Hotman.
Putri Maya Rumanti Pengacara yang ikut mengawal perkara Asusila menambahkan, “Korban Dua bersaudara anak di bawah umur, Sudah Tidak punya orang tua, bapak dan ibunya mempunyai Keterbelakangan Khusus, sampai Saat Ini mereka di urus oleh Buk’ Le nya atau Tantenya. Dengan ancaman-ancaman tersebut, mereka tidak ada keluarga yang melindungi.
Hotman Paris berharap kasus ini dibuka kembali dengan kepemimpinan Presiden yang baru pak Prabowo pak Kapolri Kadiv propam polri dan Polda Jateng. “Tolong agar kasus ini menjadi perhatian khusus mau di bawa kemana hukum di negara ini dan ini menjadi kasus skandal nasional.” Tutur Hotman.
Sampai berita ini diturunkan, Ketua Umum Rino Triono AKPERSI dan Sekretaris jenderal DPP Jefri Edral Lubis menyampaikan ke Media bahwa mereka akan Turun Langsung juga ke Purworejo, Jateng Bersama Pengurus DPP (Asosiasi Keluarga Pers Indonesia) guna lakukan Investigasi Mendalam. ” Ya, Agar Kasus ini Segera Terungkap dan Ke 13 orang pelaku agar segera di Tangkap.” Tutup Rino ketum AKPERSI.
Editor : Zona












