Insiden vidio P2T2 yang Viral Humas Nagekeo Turun Sampaikan Edukasi

Patroliindonesia.com |Nagekeo NTT – Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada bersama Camat Aesesa selatan mendatangi kediaman Pelaku perjalanan dari tempat terjangkit (P2T2) di dusun Malapoma, desa Rendubutowe, kecamatan Aesesa Selatan pada senin (19/05/2020).

Kedatangan Humas bersama gugus tugas covid 19 kecamatan Aesesa Selatan guna melakukan edukasi secara langsung terhadap warga disekitar desa rendubutowe dan P2T2 asal nagekeo, berinisial LS yang sempat viral beradu mulut dengan petugas posko covid 19 desa Rendubutowe dikarenakan ibunya dilarang melewati portal posko covid 19.

Bacaan Lainnya
Foto: Ibu Camat sesang berikan Edukasi kepada P2T2

“Bapak ibu pengguna jalan dan yang keluar dari rumah wajib pakai masker, bagi yang tidak mengenakan masker petugas gugus akan pulangkan anda ke rumah, beikutnya untuk para pelaku perjalanan dari tempat terjangkit atau zona merah diwajibkan karantina dirumah selama 14 hari tanapa terkecuali” tegas Silvester.

Silvester melanjutkan, tim gugus tidak punya waktu untuk bermain logika, maka kepada yang tidak mentaati upaya mencegah covid 19 tim gugus tugas akan bertindak tegas termasuk diposko posko yang tersedia.

Lebih dari itu ia mengingatkan, selalu menjaga jarak aman minimal satu meter, selalu mencuci tangan setelah beraktifitas serta menghindari dari kerumunan masa diatas sepuluh orang.

Terkait LS (P2T2) warga dusun malapom yang baru pulang dari zona merah, canat Anjelina menjelaskan bahwa ia sudah melewati protokol kesehatan yang benar sehingga warga disekitar tidak perlu panik lagi.

“saya bersama teman-teman dari puskesmas sudah melakukan tes suhu tubuh, saya sudah berkordinasi dengan puskesmas nangaroro bahawa ade ini (P2T2) nama terdaftar di sana dan sudah lakukan karantina mandiri selama empat belas hari di pustu koekobho namun ade ini belum kantongi sirat keterangan kesehatan” jelas Anjelina.

Lebih dari itu, ia menyarankan LS dalam waktu dekat segerah mengurusi surat keterangan kesehatan sehingga tidak menimbulkan kecemasan dan kepanikan warga disekitar dusun Malapoma desa Rebdubutowe. (Red/Ralan)

Pos terkait