Kepsek di SMK PK, Bina Insani Pinang Tetap Konsisten Dalam Meningkatkan Sarpras Menuju Tefa

MPI, Kota Tangerang – Pendidikan yang berkualitas dilihat dari Kepemimpinan Kepala Sekolah (Kepsek) yang konsisten berusaha menunjang untuk tercapainya pengelolaan sekolah yang efektif dan efisien. “Dimana Kepala Sekolah harus berperan sangat signifikan dan strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.” Tegas Drs. Asmuni selaku Kepala Sekolah SMK Bina Insani di Pinang, kota Tangerang, pada Selasa (03/10/2023) kemarin.

Dibalik itu, SMK Bina Insani Pinang yang sangat memprioritaskan peserta didik dalam Memberikan waktu ruang dan menambahkan pembelajaran ekstrakulikuler di bidang agama seperti :
a. baca tulis alquran
b. Pembinaan mental seperti ceramah keagamaan dan kerohanian lainnya yang bertujuan untuk membentuk akhlaq yang baik dengan memiliki potensi ilmu pengetahuan yang berkualitas.

Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Bina Insani Pinang kota Tangerang juga telah bekerjasama dengan dunia industri dengan cara mengirim siswa/siswi untuk ikut Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan magang dan untuk penempatan alumni siswa/i yang sudah kita bina, seperti di PT. Mayora, perpajakan, indostation dan masih banyak industri lainnya.

“Dengan kurikulum yang sudah berbasis kurikulum Industri dalam menuju Sekolah Pusat Keunggulan (PK), SMK Bina Insani tentunya telah bekerjasama dengan dunia industri yang banyak memberikan manfaat untuk pembekalan ilmu pengetahuan serta penempatan PKL. Peserta Didik kami juga magang berikut guru dengan praktek ujiannya bersertifikat Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang sudah saya tanda tangani (M.O.U) di bulan Agustus 2023 lalu.” Jelas Asmuni.

Kemudian Asmuni juga menjelaskan, “Jika sekolah sudah bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), ujian kerja sudah diakui oleh dunia usaha secara nasional. Kami para pendidik SMK Bina Insani Pinang kota Tangerang sudah mengirimkan 5 orang guru yang magang ke dunia industri dan sudah Bersertifikasi (LSP) dan SMK Bina Insan juga sudah menerobos ke bidang IT untuk jurusan DKV (Desain komunikasi visual), sudah menggunakan Kurikulum Merdeka Berubah yang sudah berjalan selama 2 (Dua) tahun untuk keseluruhan Bidang / Jurusan.” Imbuhnya.

Untuk perencanaan ke depan, saat ini SMK Bina Insani menuju ke kurikulum Berbagi, dimana Sekolah Kejuruan harus mempunyai TEFA (Teaching Factory), oleh karena itu sekolah harus punya bisnis atau suatu produk yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan juga oleh dunia luar (penjualan) dengan produksi sendiri.

“Saat ini SMK Bina Insani sedang dalam pengajuan dengan pemerintah pusat dan insyaallah 2 (Dua) Bulan ke depan akan terealisasi. Sementara dan saat ini untuk program di SMK Bina Insani Pinang yang diunggulkan dan diutamakan yaitu pada jurusan (DKV) dan (TSM),” kata Asmuni.

“Saya selaku kepala sekolah SMK Bina Insani Pinang kota Tangerang beserta jajarannya akan tetap berkomitmen dan konsisten dalam memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik dan berkualitas dengan melahirkan generasi penerus bangsa yang dilandasi akhlaq yang baik serta memiliki ilmu pengetahuan yang berguna baik di masyarakat dan di dunia industri,” Pungkasnya.

( Andy Rae )

Pos terkait