Maraknya Judi Togel Kuda Lari Membuat Geram Tokoh Masyarakat di Kota Semarang

MPI, Semarang Jawa Tengah – Perjudian judi togel di Kota Semarang bertebaran di mana-mana, ada beberapa titik di setiap Kelurahan dan Kecamatan, penjualan dengan vulgar menjadi perhatian para tokoh masyarakat tokoh agama serta kaum pendidik.

Keseriusan aparat kepolisian sangat dinantikan dalam memberantas perjudian dengan kupon kuda lari misalnya SGP, HK dan sydne khususnya di Kota Semarang.

pasal 303 KUHP sudah jelas untuk dapat menjerat pelaku dan Bandar judi dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda 25 juta.

Dalam situasi yang sulit seperti harga-harga bahan pokok yang kini sedang melangit, penjual togel bertebaran diduga omsetnya ratusan juta rupiah per hari. sungguh angka yang sangat signifikan.

Dalam kesempatan ini wartawan patroli berhasil mewawancarai seorang tokoh masyarakat yaitu AM Jumai, wakil ketua pimpinan daerah muhammadiyah kota Semarang dan seorang aktivis di salah satu lembaga menjelaskan bahwa judi togel sudah merambah ke ibu-ibu dan anak-anak, yang sangat miris lagi anak pulang sekolah masih memakai seragam sekolah sudah menjual kupon togel.

hal ini sangat merusak moralitas masyarakat kota Semarang khususnya. Jangan dirusak kota Semarang ini dengan judi togel, ” AM Jumai menambahkan.

Aparat penegak hukum jangan takut dengan bandar judi atau penekana- penekanan agar lebih serius dalam memberantas judi togel ini, karena saya punya mappingnya ada beberapa titik di setiap Kelurahan. Sudah jelas pasal 303 KUHP untuk penegakan hukum,J angan hanya lapak-lapaknya yang diobrak-abrik tapi penjual dan bandarnya harus ditangkap, ” tegas Jumai.

Am jumai mengajak agar masyarakat ikut memberantas perjudian bersama-sama dengan aparat kepolisian, remaja masjid, dan tokoh agama serta aktivis Masjid. Harapannya, Kota Semarang bersih dari perjudian apalagi dengan datangnya bulan Ramadan, semoga polisi tidak kalah dengan Satpol PP terkait penegakan pasal 303 KUHP ini.

Jurnalist : Endang Mawarti

Pos terkait