Mediasi Terkait Keributan Antara Pok BPKB BANTEN Dengan Pok Maluku Di Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit Jakarta

Facebooktwitterlinkedinrssyoutubeinstagrammailby feather

Patroliindonesia |Jakarta Timur – Permasalahan antara Pok Ormas BPPKB Banten dengan Pok Maluku di Duren Sawit Jakarta Timur sudah dilakukan mediasi antara kedua belah pihak dan diselesaikan dengan kekeluargaan.

Mediasi dilakukan pada hari ini sekira pukul 20.30 Wib s/d 22.00 Wib yang bertempat di kediaman Umar Ohoitenan Kei (Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku), tepatnya di Perum Nirvana Regency Kel. Jati Cempaka Kec. Pondok Gede Kota Bekasi.

Bacaan Lainnya

Dan turut dihadiri oleh beberapa pihak petugas dan tokoh dari kelompok kedua belah pihak, seperti: AKP Hatta Ismiyanto SH (Kanit Intelkam Polsek Pondok Gede), Junaidi Kei, Achmad Yahya Usmahu (Panglima Laskar DPP FPMM), Saipudin/Aip (Wakil Panglima BPPKB Jakarta Timur), Pelda Ahmad (Inteldim O507 Bekasi), Jamal Kodubun (FPMM), Basri (Penesehat Laskar FPMM). Minggu (20/9/20).

Junaidi Kei menghimbau kepada rekan-rekan dari BPPKB agar menarik mundur kelompoknya agar masalah segera terselesaikan.

“Kami sengaja undang abang-abang untuk cepat menyelesaikan permasalahan sehingga tidak berkembang dan dimanfaatkan pihak-pihak lain, karena selama ini hubungan kita baik. Kami berharap teman-teman kami dari BPPKB Banten untuk menarik diri dan dapat menahan diri agar permasalahan ini selesai sampai disini,” kata Junaidi Kei.

Sementara Jamal dari FPMM menghimbau untuk keluarga besar Maluku diJabodetabek yang melihat video, agar jangan lagi memperkeruh keadaan.

“Setiap masalah pasti ada hikmah, setiap masalah sudah ada yang mengatur, jadi bagaimana kita menyikapi permasalahan ini agar selesai. Sebagai keluarga tentunya banyak orang pasti mewakili perasaan masing-masing, kami dari keluarga besar mengharapkan permasalahan ini selesai dengan cepat dan sebaik mungkin jangan sampai dimanfaatkan berbagai pihak,” ujar Jamal seraya prihatin melihat videonya.

“Ini merupakan sebuah langkah yang baik, sama-sama terbuka dan menerima keadaan ini dan menyerahkan kepada pihak berwajib dan menyelesaikan kekeluargaan demi kemaslahatan bersama. Saya menghimbau untuk keluarga besar Maluku diJabodetabek yang melihat video ini untuk sama-sama mengerti bahwa kami disini sudah selesai permasalahan dengan kekeluargaan, jangan ada teman-teman diluar sana yang coba memperkeruh situasi,” himbau Jamal.

“Mudah-mudahan Allah SWT memberikan hikmah dan kesembuhan kepada saudara kami karena ini merupakan ujian, semoga forum malam ini dapat mempersatukan Maluku dengan Banten dan Banten dengan Maluku serta Indonesia pada umumnya, semoga kita semua termasuk orang-orang yang diridhoi oleh Allah SWT,” tambah Jamal seraya mengaingkan harapannya.

Sedangkan dari sisi lain, Saipudin/Aep selaku Wakil Panglima BPPKB Banten Jakarta Timur membeberkan ketidak tahuannya atas situasi yang sempat mencekam dan menjadi sangat viral di berbagai medsos dan pesan whatsapp.

“Sebetulnya saya sendiri masih agak bingung karena informasi yang beredar. Teman-teman para anggota ini kadang-kadang tidak mengerti permasalahan karena kami-kami yang diatas sebenarnya berhubungan baik. Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi permasalahan lain yang memandang perbedaan suku,” ujarnya.

Kemudian Achmad Yahya Usmahu selaku Panglima Laskar DPP FPMM pun mengapresiasi mediasi yang dilaksanakan dengan segera, demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dan jaga hubungan baik.

“Apalagi mengingat BPPKB Banten dengan Kami Maluku memiliki sejarah kedekatan antar satu sama lain, semoga kekeluargaan kita tetap terjalin. Sangat bangga saya sampaikan atas kehadiran Wakil Panglima BPPKB Banten Jakarta Timur,” paparnya.

AKP Hatta Ismiyanto, SH selaku Kanit Intelkam Polsek Pondok Gede pun turut berpendapat dan menghimbau.

“Yang perlu digaris bawahi adalah agar para anggota dibawah semua mengetahui dengan adanya penyelesaian ini maka permasalahan yang terjadi tadi sudah selesai.Dan kedua belah pihak baik teman-teman FPMM dan BPPKB untuk untuk share di grupnya masing-masing bahwa permasalahan ini sudah diselesaikan dengan perdamaian, agar masalah tidak berkembang,” tegasnya. (Red/joe/uje)

Facebooktwitterlinkedinmailby feather
 

Pos terkait