Mendagri Prediksi Bakal Calon Di Pemilu Serentak 2020 Materikan Penanganan Isu Covid

Facebooktwitterlinkedinrssyoutubeinstagrammailby feather

Patroliindonesia |Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memprediksi di 270 daerah akan ada 220 calon petahana kembali maju di Pilkada Serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang.

Selain itu, Tito mengajak masyarakat untuk tidak memilih calon kepala daerah incumbent atau petahana dalam Pilkada 2020 yang tak maksimal menangani virus corona (Covid-19) di wilayahnya.

Bacaan Lainnya

“Kepala daerah yang tidak efektif dalam menangani Covid-19 dilungkungan masyarakat ya jangan dipilih lagi, rakyat membutuhkan keamanan fan kenyamanan dari dampak sosial ekonomi adanya pandemik covid,” kata Tito di Gedung Kemendagri, Jakarta, Senin (22/06/20).

Tito yakin isu tentang penanganan virus corona akan menjadi perhatian masyarakat luas pada pilkada kali ini. Setiap calon diprediksi akan memiliki program untuk menangani virus corona beserta dampaknya.

Terutama calon petahana. Tito menilai para calon petahana akan berupaya keras untuk menanggulangi virus corona. Dia yakin elektabilitas para calon akan terpengaruh jika ada warganya yang menjadi korban virus corona.

“Kepala daerah akan sangat bersungguh-sungguh apalagi yang akan running lagi, kenapa, kalau daerahnya (zona) merah, apalagi ada korban meninggal dunia, itu akan menjadi amunisi bagi kontestan lain yang nonpetahana,” kata Tito.

Tito juga menilai ada dampak positif ketika virus corona menjadi isu sentral dalam pilkada kali ini. Menurutnya, jika virus corona menjadi isu sentral, maka masyarakat tidak akan terbelah karena isu lain yang berpotensi menciptakan pembelahan akan tertutup dengan sendirinya.

“Kalau itu bisa jadi isu sentral, maka bisa menekan isu yang lain yang primordial yang kadang-kadang membuat konflik masyarakat,” katanya. (Red/Adr)

Facebooktwitterlinkedinmailby feather
 

Pos terkait