MPI, Tangerang – Beberapa hari yang lalu Pengerjaan proyek Pembangunan Drainase Gorong-gorong di jalan Untung Suropati, sempat dihentikan sementara oleh ketua RT 01 dan Ketua RW 08 kelurahan Cimone Jaya.
Ketua RT dan RW setempat merasa tidak dihargai, karena pada saat dimulainya pekerjaan pembangunan Drainase tersebut pihak pelaksana tidak ada koordinasi kepada RT dan RW setempat.
“Secara etika, sebelum dimulai pengerjaan seharusnya pihak pelaksana sedikit menghargai pengurus lingkungan setempat, kordinasi akan ada proyek pembangunan Drainase Gorong-gorong. Ini mah tidak ada basa-basi kepada Ketua RT dan RW setempat.
Wajar Ketua RW dan RT memanggil dan menegur, memberhentikan sementara proyek tersebut.
“Di pihak kontraktor mah enak dapet untung gede, tapi kalau ada apa-apa masyarakat nyalahin RT dan RW?” Kata Indra Mukti warga sekitar yang mengetahui pemangilan pihak pelaksana oleh ketua RT dan RW setempat, Senin (07/10/2024).

Indra Mukti, mengakui ia sengaja menghubungi awak media Patroli Indonesia meminta kejadian tersebut di naikan beritanya, agar diketahui PJ Walikota Tangerang.
“Saya sengaja menghubungi awak media Patroli Indonesia, agar kejadian tersebut ditayangkan di media Patroli Indonesia. sebagai bukti saya kirimkan foto dan rekaman saat pelaksana proyek dipanggil dan di tegur oleh ketua RT dan RW setempat.
Saya berharap beritanya di kirim Ke PJ Walikota Tangerang, agar pihak PUPR di tegur oleh PJ Walikota Tangerang.
Proyek tersebut kan dari hasil pajak masyarakat jadi pengerjaannya pun harus menghargai masyarakat.
Tujuan yang baik harus dikerjakan dengan cara yang baik, jangan asal-asalan.” Pungkas Indra Mukti, dengan nada kesal.
Untuk mengetahui lebih lanjut, melalui WhatsApp Awak Media mencoba menghubungi ketua RW 08 Kelurahan Cimone, Namun sampai berita ini diturunkan yang bersangkutan belum bisa dihubungi.
( Asep WW )












