Nekat Terlapor Diduga Seorang Pelaku Penganiayaan Mengaku Janda Miskin

Patroli Indonesia MADINA – Seorang wanita berstatus Janda diduga berkelas Kaya dan terindikasi seorang Rentenir dengan Inisial NH warga Kelurahan Mompang Jae Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Prov.Sumut.

NH mengaku miskin yang juga terlapor sebagai pelaku penganiayaan seorang warga di Mompang Jae. Pada hasil peninjauan awak Media, Rabu (31/08).

NH diduga memiliki E-Warung dan 2 unit Mobil pribadi tergolong mewah dan juga memiliki beberapa Ladang Karet serta beberapa pintu rumah kontrakan.
Semenjak dirinya terlapor di Polres Kabupaten Mandailing Natal.

“NH mengaku di beberapa Media Online bahwa dirinya tak lebih hanya seorang Janda miskin yang memiliki penghasilan hari-harinya sekitar Rp 40.000 ,-/Hari.

Namun untuk membuka E-Warung saja seminimalnya dia harus memiliki saldo rekening Bank sekitar Rp 50 Juta untuk dapat menjalankan usaha tersebut.

Pada Lingkungan di kediamannya, warga setempat mengetahui bahwa dirinya punya usaha Toko dan Bisnis jual beli Kaplingan Tanah dan punya 2 Mobil pribadi berkelas mewah.”

Diungkap salah seorang ibu rumah tangga warga Mompang Jae yang tak mau disebut identitasnya, yang merupakan tetangga NH.

“Selain dari hal itu bahwa NH sudah sering melakukan hal yang diduga berbentuk penipuan.” Singkat warga.

Juga sebelumnya NH sudah pernah melakukan hal yang bersifat pembodohan pada penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Kementerian Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mandailing Natal.

Inisial NH juga terkabar dari beberapa warga bahwa memiliki saudara adik kandung yang berjabatan sebagai anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal atas nama Jainuddin Siregar yang diduga sering membackup beliau termasuk pada kasus penganiayaan yang telah terlapor di Polres Kabupaten Mandailing Natal.

Pada Hal Tersebut diduga mereka juga bersekongkol. “Beber beberapa ibu yang lagi nongkrong di Lingkungan kediamannya. Namun ketika hendak ditemui untuk berkonfirmasi pada NH Rabu (31/8), rumah beliau tertutup rapat dan Toko dalam posisi terkunci yang hanya 1 unit mobil pribadi keadaan parkir di depan rumahnya.

Maka secara aktualisasi pada peninjauan terhadap NH dinilai bersifat Versus (berlawanan) dengan segala pengakuan beliau pada ruang publik.

(S.Nasution)

Pos terkait