Pelaksanaan Pembangunan Talud Penahan Tanah Dusun Wening – Kedungjangan Desa Gunungsari dari Anggaran Dana Desa Tahun 2025.
MPI | NGAWI ~ Pemerintah Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi melaksanakan pembangunan Talud tepatnya di Dusun Wening-Kedungjangan. Pembangunan Talud ini memiliki volume panjang 245 meter dan menghabiskan anggaran dana sebesar Rp.131.936.000,- yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2025, Jum,at (18-07-2025)
Pembangunan Talud ini diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur desa dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Ketua TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Desa Gunungsari, Triono, menyatakan,” bahwa pembangunan ini merupakan salah satu upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Untuk mewujudkan program ini TPK menggandeng para pemangku kepentingan yang ada di wilayah tersebut bersama tokoh masyarakat, unsur pemerintah, maupun masyarakat setempat, dan hal ini juga memastikan pekerjaan berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan skala prioritas yang telah ditentukan.
“Kami berharap pembangunan Talud ini dapat selesai tepat waktu dan sesuai dengan standar kualitas yang diharapkan,” ujar Triono.
“Kepala Desa Gunungsari, Minto, menambahkan,” bahwa pembangunan ini merupakan salah satu prioritas desa di tahun 2025. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur desa dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Minto.
Kades Minto, memantau langsung pekerjaan pembangunan yTalut, dan juga menginstruksikan pelaksana di lapangan untuk mengecek kembali hasil pekerjaan Talud yang sudah terselesaikan, terutama area pembangunan untuk pemasangan susunan batu harus sesuai rabnya dan petunjuk yang ada.”imbuhnya
Pembangunan Talud ini diharapkan dapat menjadi salah satu contoh keberhasilan pemerintah desa dalam mengelola Dana Desa (DD)untuk kepentingan masyarakat. Masyarakat Desa Gunungsari berharap pembangunan ini dapat membawa manfaat bagi mereka dan meningkatkan kualitas hidup di desa dengan harapan pembangunan talud ini selain dapat melancarkan akses aktifitas dan perekonomian warga, masyarakat juga harus menjaga agar nantinya pembangunan talud tetap terawat untuk memperlancar pemperdayaan masyarakat serta membuka lapangan kerja bagi warga setempat, dan program ini merupakan kebutuhan bersama sehingga dapat memberi manfaat secara maksimal,”,pungkasnya (Dwi)













