Pendaftaran Peserta UMKM Dibuka Kembali, Ini Jadwalnya

Facebooktwitterlinkedinrssyoutubeinstagrammailby feather

Foto: Sekretaris Diskoperindag Matim

Patroliindonesia |Manggarai Timur, NTT – Kepala dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Manggarai timur melalui Efraim D. Gual, Sekretaris dinas kepada media saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan telah menerim surat dari kementrian koperasi dan UKM beberapa hari lalu.

Bacaan Lainnya

Dalam surat kementrian koperasi dan usaha kecil dan menengah bernomor 491/SM/X/2020 bertanggal 6 Oktober tersebut memuat prihal untuk perpanjang waktu pendataan penerima bantuan bagi pengusaha mikro(BPUM).

Berdasarkan surat sekertaris kementrian koperasi dan UKM nomor:367/SM/IIIV/3/2020, bertanggal 4 Agustus 2020, prihal pendaftaran program bantuan bagi pelaku usaha mikro (BPUM), maka disampaikan hal – hal sebagai berikut;

1. Program bagi pelaku usaha mikro bagi tahap 1(pertama) mendapat alokasi sejumlah 9,1 juta pelaku usaha mikro sesuai dengan DIPA: Nomor SP DIPA-004.01.1401741/2020 tanggal 11 Agustus 2020.

2. Kementrian koperasi dan UKM cq. Deputi bidang pembiayaan telah mengajukan usulan penambahan anggaran penambahan BPUM yang semula target penerima bantuan 9,1 juta pelaku usaha menjadi 12 juta pelaku usaha mikro dengan total anggaran Rp28.800.000.000.000,00( dua puluh delapan triliun delapan ratus miliar rupiah).

3. Berkenan dengan hal tersebut diatas, kami memperpanjang pengumpulan data nama pelaku usaha mikro yang semula berakhir pada Minggu ke-2 bulan September menjadi sampai akhir November 2020.

4. Kami telah melakukan proses verifikasi usulan data calon penerimah BPUM dari pengusul BPUM dari data tersebut, hasil data calon penerimah yang tidak memenuhi persyaratan akan kami kembalikan ke pengusul BPUM agar memperbaiki/melengkapi data usulan calon penerima. Untuk informasi data calon penerima BPUM yang perlu diperbaiki akan diberitahukan menyusul.

5. Data usulan calon penerima bantuan program BPUM dapat disampaikan melalui email kementrian koperasi dan UKM yaitu: [email protected] dan [email protected]

Setelah pihaknya menerima surat kementrian tersebut, pihaknya langsung menyurati kepala desa dan kelurahan untuk memberitahukan perihal perpanjang waktu pendataan peserta penerima bantuan BPUM, tandas Efraim.

“Pihakna sudah mengirim surat pemberitahuan kepada semua kepala desa dan Lurah untuk segera mendata kembali pelaku u UMKM yang belum terdata pada tahap 1 untuk usulkan bantuan ke kementrian,” ujar Efraim.

Menambah penjelasan sekretaris Diskoperindag Matim, “Martinus Krau,” Kabid Usaha Kecil dan Menengah DKUKM Manggarai timur mengatakan pada tahap pertama telah diusulkan 4.568 peserta UMKM dan pada tahap pertama ini telah diverifikasi sejumlah 900 peserta.

” ke 900 peserta yang namanya sudah diverivikasi akan ditelepon oleh pihak Bank yang bekerja sama. Sehingga penerima bantuan akan berurusan dengan Bank”, ungkap Martin tegas.

Dikatakannya pada saat ini pihaknya telah membuka kembali jadwal pendaftaran kembali data pemilik UKM sampai pada tanggal 13 November 2020. Dan mulai tanggal 14 November akan di kemas dan dilanjuti dengan proses pengiriman data ke kementrian pusat hingga akhir November.

” Bagi masyarakat Manggarai timur, diharapkan untuk segera mengirim data UKM dengan persyaratan yang telah ditentukan”, lanjut Martin.

Syarat dan ketentuan adalah lengkapi formulir berisi Nik KTP, Nama lengkap , jenis usaha, alamat tempat usaha, nomor telpon/hp, Dan nomor rekening. Ketentuannya adalah usaha bukan usaha mikro yang dikelola oleh ASN, Anggota TNI, anggota Polri, Pegawai BUMN atau pegawai BUMD,
Memiliki ijin usaha mikro atau surat ijin usaha dari kepala desa atau lurah, pelaku usaha mikro belum terakses kredit perbankan, mempunyai usaha mandiri atau produktif, saldo tabungan calon penerima bantuan maksimal 2000.000 rupiah, lampirkan foto tempat usaha, lampirkan foto copy KTP, foto copy buku tabungan, dan foto copy saldo tabungan terakhir, tutup Martin.

(Iren Antus)

Facebooktwitterlinkedinmailby feather
 

Pos terkait