MPI, MADIUN – Pemerintah Desa Sareng, kecamatan Geger, kabupaten Madiun, Jawa Timur saat ini tengah merampungkan proyek irigasi penunjang kebutuhan petani setempat. Infrastruktur vital para petani itu dibangun dengan alokasi anggaran dana desa (DD) Tahun 2024 sebesar Rp.50 Juta.
Hal itu disampaikan kepala desa setempat, Budiono, kepada jurnalis saat pihaknya meninjau proses pengerjaan proyek tersebut, Selasa (13/2/2024).

Dijelaskan Budiono, infrastruktur yang tengah dibangun itu berada di area persawahan blok lebeng, dengan volume 175 meter X 0,40 meter.
Pemerintah desa setempat, menurut Budiono, berharap dengan dibangunnya saluran irigasi itu, kebutuhan air bagi para petani dapat dipenuhi lebih optimal. Sehingga output dari bercocok tanam akan menggembirakan, khusunya para petani baik pemilik lahan maupun buruh tani.
“Tentunya, harapan kami, infrastruktur itu akan sanggup menopang kebutuhan irigasi bagi para petani dan warga Desa Sareng. Saluran itu sendiri akan mengairi persawahan Kelompok Tani Sumber Makmur 01, yang berada di Dusun Sareng RT 01,” jelas Budiono.
Secara lebih rinci, Budiono menjelaskan, nantinya saluran tersier tersebut akan mensuplai kebutuhan air untuk area persawahan seluas 25 hektar. Jika pemenuhan air tercukupi, imbuhnya, diharapkan hasil panen gabah para petani akan lebih berkualitas dan meningkat.
Disampaikan Budiono, sebelum dimulainya pengerjaan proyek tersebut, Pemdes telah bermusyawarah dengan tokoh masyarakat, perangkat desa dan pihak terkait lainnya. Hingga terbentuknya Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), sampai terwujudnya kata sepakat untuk membangun infrastruktur tersebut.
Sementara Ketua TPK Desa Sareng, suradi, pihaknya setiap saat memantau proses pembangunan proyek tersebut.
Proyek tersebut, lanjutnya, dikerjakan secara swakelola dengan melibatkan warga desa setempat sebagai pekerjanya. Hal itu, terangnya, selain mengurangi jumlah pengangguran, juga meningkatkan pendapatan warga setempat.
Menurutnya, bangunan fisik dikerjakan dengan baik sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP), sehingga dipastikan memiliki kualitas bangunan yang memadai. (zoell)












