MPI, Manado, Sulut – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan beberapa Komunitas Nelayan, yakni Aliansi Masyarakat Nelayan Sulut, Solidaritas Nelayan Indonesia dan Gerakan Nelayan Perkasa, dan Brigade Nusa Utara Indonesia yang dilaksanakan Gedung DPRD Provinsi Sulut, Senin (17/02/2025).

RDP tersebut berlangsung alot dimana terjadi kesalahpahaman antara para Aliansi nelayan dan salah satu anggota Dewan. Pihak Aliansi nelayan marah sebab mereka tidak terima dibentak oleh salah satu anggota dewan, bahkan pihak pihak aliansi pun meminta agar anggota Dewan tersebut dikeluarkan dari rapat tersebut. Untunglah pimpinan rapat bisa melerai dan rapat pun dilanjutkan.
Adapun beberapa aspirasi yang sudah disampaikan adalah zona penangkapan agar tidak dibatasi, Vessel Monitoring System (VMS) sistem pemantauan kapal perikanan yang menggunakan satelit untuk melacak lokasi dan pergerakan kapal yang tidak pro rakyat kecil, sampai dengan harga acuan beli dan jual yang tidak sesuai.
RDP dihadiri oleh Koordinator Komisi II Dr. Michaela Elsiana Paruntu, Ketua Komisi II Inggried Sondakh, Sekretaris Dhea Lumenta, Jeane laluyan, Angelia Wenas, Normans Luntungan, Ruslan Gani, Harry Porung serta pembawa aspirasi Mario Mamuntu, S.AB Aktivis HAM/Koordinator Nelayan Sulawesi Utara, Ketua Umum Brigade Nusa Utara Indonesia Stenly Sendouw, Ketua AMAN SULUT (Aliansi Masyarakat Nelayan Sulawesi Utara), Panglima Brigade Nusa Utara Indonesia Richaed Mamuntu, Ketua GNPI Gerakkan Nelayan Perkasa Indonesia Yulius Rolly Hengkengbala dan perwakilan Masyarakat Nelayan Sulut.
Ketua bersama Anggota Komisi II merekomendasikan 3 hal terkait permintaan dari Masyarakat Nelayan, yaitu :
1.Akan meneruskan kembali setiap telaah dan usulan resmi dari gabungan Komunitas Nelayan yang hadir pada saat ini ke Komisi IV DPR RI;
2.Akan meminta Audiens dengan Pak Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Maylangkai setelah dilantik dan jika diterima kami akan meminta pertemuan dengan Bapak Ibu sekalian.;
3.Akan melakukan Peninjauan resmi ke lapangan nanti kita akan berkoordinasi dimana tempatnya dan kapan waktunya.
Usai rapat sala satu anggota dewan PDI P Dapil Mitra-Minsel juga menambakan komisi 2 harus berjuang untuk masyarakat Nelayan Sulut “ungkap wakil ketua komisi 2 DPRD Sulut. **












