MPI, Madiun – Pemerintah Desa Bagi, Madiun merealisasikan Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) anggaran Tahun 2024 untuk Pembangunan Rabat Beton Jalan lingkungan, yang tepatnya di Dusun Mantren, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun.
Pembangunan Rabat Beton Jalan Lingkungan tersebut melibatkan warga Desa Bagi dalam pengerjaannya dan juga ditangani oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) swakelola padat karya tunai Bidang Pembangunan Desa Bagi, dengan nama Ketua Nyamiran Pada Kamis lalu (26/12/2024).

Pembangunan Jalan Rabat Beton dengan Volume. P. 150 meter x L.2,5 meter x 0,10 cm, dengan keterangan jumlah biaya Rp. 50.000.000,- dari sumber anggaran Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2024. Untuk mewujudkan program ini (TPK) menggandeng para pemangku kepentingan yang ada di wilayah tersebut dan tokoh masyarakat, unsur pemerintah, maupun masyarakat setempat dan hal ini memastikan pekerjaan berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan skala prioritas.
Kepala Desa Bagi (Mulyanto) memantau langsung pekerjaan Pembangunan Rabat Beton Jalan lingkungan di Dusun Matren, Desa Bagi Madiun juga mengatakan Pembangunan Rabat Beton Jalan lingkungan ini harus terlaksana dengan baik dan tepat waktu di akhir akir tahun 2024 ini, dan kita juga harus tetap memperhatikan kualitas dan volumenya harus sesuai dengan RAB nya, juga mengintruksikan kepada pelaksana di lapangan untuk mengecek kembali hasil pekerjaan rabat beton jalan lingkungan yang masih berlanjut pengerjaanya.
“Terutama untuk pengukuran area jalan yang di bangun, untuk pengecoran jalan harus sesuai rab dan petunjuk yang ada, dan pengecorannya harus padat jangan ada yang renggang ataupun tidak rata,” ucap Kades Bagi.
“Lanjut Kades, “Kegiatan pembangunan rabat beton jalan lingkungan ini dapat melancarkan akses jalan mobilisasi yang digunakan warga maupun warga umum, pembangunan rabat beton jalan ini juga berfungsi menjadi penguat jalan, yang sebelumnya jalan tanah sekarang menjadi jalan rabat beton, dan jalan tersebut untuk menuju persawahan, dan juga jalan umum untuk melancarkan jalan persawahan juga untuk kelancaran anak-anak ke sekolah,” imbuhnya.
“Saya berharap dengan adanya pembangunan jalan rabat jalan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat setempat atau masyarakat umum,” ujar Kades.
“Dengan adanya pembangunan jalan rabat beton ini selain dapat melancarkan akses aktifitas perekonomian warga, dan juga masyarakat harus tetap menjaga agar nantinya jalan rabat beton ini tetap terawat, untuk memperlancar sarana transportasi umum karena jalan tersebut merupakan jalan penghubung dari dusun ke dusun, dan juga untuk pemberdayaan masyarakat serta membuka lapangan kerja bagi warga dan program yang dijalankan merupakan kebutuhan bersama sehingga dapat memberitahu manfaat secara maksimal.” Pungkasnya.
(Dwi Harsono )












