Reses Sekaligus Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid

Patroli Indonesia, Bandung Barat – Untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung barat, dapil 1 untuk wilayah Padalarang, Ngamprah dan Saguling melaksanakan reses sekaligus peletakan batu pertama pembangunan mesjid di Kampung Cibuntu Rt 02 Rw 09 Desa Bojong koneng, Kecamatan Ngamprah, KBB. Minggu (20/02/2022).

Anggota DPRD fraksi Demokrat Dapil 1 (Haji Koswara Suzaenal) mengadakan kegiatan reses dengan dihadiri masyarakat dari 4 RW yang berada di Desa Bojong koneng, tak hanya melaksanakan reses Dewan dari fraksi Demokrat melaksanakan peletakan Batu pertama pembangunan Mesjid yang kebetulan tempatnya tak jauh dari lokasi reses.

“Alhamdulillah saya menjadi anggota dewan ini untuk yang ke 3 periode, pada umumnya aspirasi-aspirasi yang disampaikan kepada saya selama kunjungan kerja kelapangan artinya saat reses berpariatif,” tuturnya.

“Paling dominan tergantung daerah itu apa yang menjadi skala prioritas. Seperti dari pihak pemuda itu sarana dan prasarananya itu mengajukan lapangan voli untuk olahraga, kemudian kalau di daerah tertentu yang sifatnya kumuh banyak juga diantara RW yang mengajukan Rutilahu, kemudian di daerah-daerah yang sifatnya kumuh ada juga yang mengajukan perbaikan-perbaikan drainase kemudian juga untuk penataan lingkungan dan kesehatan ada yang mengajukan balai RW jadi tiap daerah itu bervariatif ajuannya,” ujar koswara.

“Sebetulnya, lanjut ia, ini sudah ada Ditatif DPRD bahwa setiap tahun dewan itu mengadakan reses 3 kali, wajib untuk mendatangi warga atau konstituennya dalam rangka menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang menjadi tumpuan harapan di daerahnya masing-masing,” ujarnya.

“Alhamdulillah setiap saya turun langsung kelapangan atau setiap ada kegiatan reses disambut dengan antusias oleh warga masyarakat. Tentunya diharapkan sekali kedatangan anggota DPRD dari masing-masing Dapil, tentu disini adalah untuk menyampaikan keluh kesahnya dan tidak ada lagi tempat untuk mengatakan dan memohon hanya kepada wakil-wakil rakyatnya”, paparnya.

“Nah Lanjut ia, kebetulan saya disin adalah sebagai wakil rakyat daerah Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Ngamprah, Padalarang dan Saguling, itu adalah wajib sekali lagi untuk datang mengunjungi konstituennya masing-masing dalam rangka menampung aspirasi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan reses ini menurutnya dilaksanakan satu tahun 3 kali, untuk menyerap aspirasi masyarakat yang nanti di ajukan ke pemerintah Daerah.

“Reses ini sesuai dengan jadwal dan hasil Bamus kemudian tiap tahun tadi dikatakan 3 kali, itu dalam rangka penghimpunan aspirasi untuk nanti dijadikan agenda sebagai pengajuan dalam rangka program-program pembangunan tahunan untuk pemerintah daerah yang disebut dengan pokok-pokok pikiran dewan atau disebut pokir. Nah ini semua nanti akan dihimpun untuk dimasukan kedalam daftar SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) tiap tahun anggaran. Sehingga dari aspirasi ini semua akan ditampung, tapi nanti masalah dikabul dan tidaknya ini akan dikondisikan dengan situasi dan kondisi kemampuan keuangan daerah”, jelasnya.

Masih kata koswara “Semua aspirasi masyarakat kita tampung, tapi nanti yang menentukan teknis keuangannya itu adalah pemerintah daerah dalam hal ini Plt. Bupati Bandung Barat, anggota dewan hanya sebagai fasilitator, kita tampung masukan ke SIPD nanti yang menentukan pemerintah daerah dalam hal ini adalah Plt. Bupati Bandung Barat,” terangnya.

Bukan hanya melaksanakan program pemerintah, Dewan Fraksi Demokrat ini mempunyai program untuk membantu masyarakat yaitu program rutilahu, dengan anggarannya pun dari uang pribadi sendiri dan itu menurutnya sudah berjalan.

“Kebetulan tadi ada skala prioritas, saya selalu menginformasikan kalau ada warga masyarakat yang melapor terutama mengenai rumah yang kena musibah baik itu puting beliung atau yang lainnya, saya secara spontanitas respon dan langsung terjun kelapangan untuk memastikan terlebih dahulu,” tuturnya.

“Alhamdulillah terbaru, kemarin saya sudah menyelesaikan 1 rumah yang sudah dibangun dari biaya sendiri, yang letaknya di RW 05, Desa Sukatani, dan insya alloh nanti kita menggarap juga di RW 02 Desa Bojong koneng, dan ketiga nanti akan menggarap di RW 02 Desa Sukatani,” imbuh koswara.

“Insya alloh mungkin nanti kalau ada beberapa laporan dari tim kami khususnya ataupun rekan-rekan media ada informasi yang perlu kita bantu, pasti akan kita bantu, kita komunikasikan, tidak salah juga kalau dari rekan-rekan media saat terjun kelapangan ada warga masyarakat yang sangat membutuhkan, pak ini tolong di tinjau, minimal itu rumah yang tidak layak huni,” pungkasnya. (Asep cahyana)

Pos terkait