Santunan Patroli Indonesia Kabupaten Probolinggo Sukses, Simbolis Dibagikan Langsung Oleh Pimred Dan Kabiro Jatim

Patroliindonesia |kab.Probolinggo, Jatim – Situasi ekonomi disaat pandemi corona yang berkelanjutan membuat dampak masyarakat dibeberapa wilayah menjadi semakin kesulitan, tidak terkecuali masyarakat di wilayah Kabupaten probolinggo, tepatnya di masyarakat desa Klenang Kidul. Sehingga ini pun menjadi bagian dari kewajiban dari pihak pemerintah daerah dan juga para pelaku usaha yang masih dalam ekonomi yang baik dan berhasil untuk bisa membantu dan tetap saling perduli dan berbagi dengan santunan.

Lutfi sosok pemuda dari Desa Klenang Kidul yang saat ini cukup dikenal sukses membuka dan menjalankan kegiatannya di beberapa sektor usaha, termasuk kegiatan diranah sosialnya sebagai Ketua atau Kordinator Wilayah di Probolinggo dari Media Patroli Indonesia sebagai kontrol sosial masyarakat dalam kegiatan pers dan jurnalis dengan tujuan peran serta mengawali pembangunan dan pemberitaan. Disertai juga oleh dukungan dari AN-Namiroh Perusahaan Travel Haji dan Umroh malam tadi telah sukses membuat acara santunan diwilayahnya yang secara simbolis pembagiannya langsung oleh Pimpinan Redaksi Patroli Indonesia ditengah masyarakat Desa Klenang Kidul sebagai bentuk kepedulian di Desa tempat kediamannya. Rabu (15/07/2020).

Menurut lutfi memang diperlukan berbagai kegiatan sosial seperti ini guna membantu dan memberikan hiburan bagi masyarakat sekitar jika kita mampu, dan acara hiburan yang diselenggarakan olehnya semata hanya untuk menghibur dan berbagi dengan masyarakat sekitar dan mengingat rasa syukur tanpa tujuan politis namun sekaligus memperkenalkan Media Online dan Cetak Patroli Indonesia untuk berkegiatan di Wilayah Probolinggo khususnya. Bertepatan dengan tugas jurnalisnya, kini Lutfi pun telah diangkat resmi menjadi Ketua/Kepala Biro Media Online dan Cetak Patroli Indonesia untuk wilayah se-Jawa Timur.

“Semoga kegiatan saya di media ini dapat diterima masyarakat jatim khususnya Wilayah Probolinggo sebagai mitra oleh seluruh elemen masyarakat dan Jajaran Pemerintah Daerah demi mengawali perkembangan pembangunan dan kemajuan daerahnya. Alhamdulillah sejauh ini kami telah diberikan dukungan dalam penyelenggaraan acara santunannya dan telah terlaksana sesuai tujuannya dan kami juga telah mengundang langsung Pimpinan Redaksi kami dari Jakarta dan Pimpinan Perusahaan Travel Agen AN-Namira dari Malang untuk dapat memberikan langsung santunan ke 50 orang perwakilan penerima santunan secara Simbolis, dan langsung akan dilanjut dengan pembagian ke 14 wilayah kecamatan se-kabupaten Probolinggo langsung kerumah-rumah warga, berdasarkan data yang sudah kami terima dengan perwakilan 20 orang anak yatim dan kaum dhuafa di setiap desanya.” Terang Lutfi

“Kami telah mempersiapkan santunan bagi 1000 orang yatim dan dhuafa se-Kabupaten, namun karna adanya keterbatasan dalam perizinan wilayah mengikuti prosedural pembatasan demi mencegah wabah Covid-19 saat ini, maka kamipun melaksanakan pembagian yang terbatas di acara tersebut.” Ujar Lutfi

“Alhamdulillah acara kami yang dilaksanakan di lapangan Desa Klenang Kidul pun didampingi LSM PENJARA dan juga dihadiri oleh para perangkat dan Kepala Desa dan Juga Perwakilan Dari Jajaran Kepolisian serta perwakilan dari jajaran pihak Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Saya selaku sohibul hajat pada acara ini mengucapkan Terima Kasih atas segala bentuk partisipasi dan atensi dari segenap jajaran pemerintah Daerah dan Kepolisian serta Masyarakat, semoga acara santunan kami dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi kita semua.” Tutup Lutfi.

Lutfi juga menghimbau bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan sosial darinya, cukup mengisi data-data dan menghubungi dirinya atau pihak panitia diacara santunannya.

Sementara menurut Budi Sekjen LSM Penjara yang pernah menjadi santri di pesantren milik Abuya Dimyati daerah Pandeglang, Banten. “Lutfi memang selalu menjalankan hal-hal sosial seperti acara santunan ini, sejauh ini masyarakat menilai sudah berjalan seringkali hingga dengan rutinitas dikegiatan sosialnya yang hampir serupa minimal 5 kali dalam setahun. (AS/Jo’na)

Pos terkait