Satpol PP Ciamis Gencar Sosialisasikan Perda K3 dan Operasi GDN demi Budaya Disiplin

MPI, Ciamis Jabar – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis terus menggencarkan upaya penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan menggunakan badan jalan dan trotoar melalui sosialisasi Perda Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3). Langkah tersebut, dilakukan guna menjaga ketertiban umum, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan pejalan kaki di wilayah perkotaan Ciamis.

Penertiban tersebut dilaksanakan di 11 titik yang dinilai rawan kemacetan dan kerap disalahgunakan sebagai area berdagang. Diantaranya di depan kantor PWRI, depan Pom bensin Permata Bunda, depan RS Permata Bunda, sepanjang jalan RSUD Ciamis, depan ruko pasar, stadion galuh. Senin, (12/01/2026).

Untuk wilayah perkotaan diantaranya, sekitar Yogya Store, jalur arah ke stasion ciamis, seputaran Alun -alun Ciamis, depan hotel Tyara sampai Kantor Setda Ciamis, depan kantor POS Ciamis sampai Maleber Ciamis, dan seputaran Islamic Centre Ciamis.

Kegiatan sosialisasi dilakukan bersama dengan dinas teknis lainnya, diantaranya DKUKMP, Dishub dan DPRKPLH. Petugas Satpol PP memberikan imbauan secara persuasif kepada para pedagang agar tidak menggunakan fasilitas umum yang bukan peruntukannya. Namun demikian, tindakan tegas tetap akan dilakukan terhadap PKL yang masih membandel setelah dilakukan sosialisasi tersebut.

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Al Kautsar, mengatakan bahwa sosialisasi ini akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Hal ini, bertujuan untuk menciptakan keteraturan dan keindahan kota, tanpa mengesampingkan aspek kemanusiaan.

“Terkait penertiban PKL yang berjualan di badan jalan dan trotoar selama ini kami lakukan secara persuasif melalui jargon SIMANIS (simpatik dan humanis). Kami tidak melarang masyarakat untuk mencari nafkah, namun harus tetap mematuhi aturan dan tidak mengganggu kepentingan umum,” ujarnya.

Selain penertiban PKL, Satpol PP Ciamis juga melaksanakan Operasi Gerakan Disiplin Nasional (GDN) yang menyasar aparatur sipil negara (ASN) dan para siswa terlebih dihari pertama masuk sekolah setelah libur yang cukup panjang. Operasi tersebut, dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan guna meningkatkan kepatuhan bekerja bagi ASN serta kepatuhan belajar bagi para pelajar.

Dalam operasi GDN tersebut, nanti petugas akan melakukan pengecekan terhadap ASN yang berkeliaran di luar kantor saat jam kerja tanpa alasan jelas, serta siswa yang kedapatan berada di luar lingkungan sekolah pada jam pelajaran.

“Gerakan Disiplin Nasional ini kami lakukan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya disiplin, baik bagi ASN dalam menjalankan tugasnya maupun bagi siswa dalam mengikuti proses belajar. Disiplin adalah kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas,” tegasnya.

Ega menambahkan, kegiatan penertiban dan operasi GDN akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya Satpol PP dalam menegakkan peraturan daerah serta menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat di Kabupaten Ciamis.

Dengan adanya langkah-langkah tersebut, diharapkan tercipta lingkungan kota yang tertib, aman, dan nyaman, serta meningkatnya budaya disiplin di kalangan ASN dan pelajar demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Hendi S)

Pos terkait