Sekjen Moiss Kota Tangerang Soroti Kinerja Sekda dan Aparatur Dinas PUPR

MPI, Kota Tangerang – Lari pagi atau jogging kiranya itu sudah termasuk keseharian agar tubuh tetap sehat dan bugar masyarakat kota Tangerang tapi alangkah eloknya dan takjubnya begitu melihat pemandangan yang ada di jalan Kisamaun atau Pasar Lama, Senin (13/05).

Masyarakat disuguhkan pemandangan yang menarik oleh banyaknya sampah yang berserakan atas keprofesionalan kinerja Aparatur Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang yang dengan begitu sempurna menata dan merelokasikan para pedagang yang ada di tengah jantung kota itu, khususnya di kawasan pasar lama.” ucap Bang Ferianto selaku Bendahara Umum MOISS, berharap Pj memanggil Dinas terkait untuk dimintai pertanggung jawabannya.

“Karna kalau Kepala Dinas terkait tidak punya konsep dan kajian-kajian yang bermanfaat buat masyarakat lebih baik secara gentle (Jantan) mundur dari jabatan itu pada jadi sampah di dalam kedinasan pemerintah kota Tangerang.” Imbuhnya.

Bang Madi Sekjen MOISS juga menyimak dari kenyataan di lapangan area Pasar Cagar budaya Pasar Lama kota Tangerang, memang semenjak Pasar Lama diswastakan atau di kelola pihak ketiga malah menjadi semraut tidak karuan, dan PUPR juga harus bertanggung jawab tentang rusaknya jalanan dan elevasi air tak beraturan.

Lanjut Bang Madi, daripada PUPR bingung-bingung merencanakan pembangunan infrastruktur dan Drainase di kota Tangerang, namun Bang Abu salam selaku Ketua MOISS mengingatkan Pemkot (PJ) agar memanggil Kepala Dinas terkait untuk duduk diskusi bersama kami masyarakat dan lembaga kajian MOISS serta media di kota Tangerang agar transparan, tentang sampai dimana kemampuan Kepala Dinas dalam membangun negeri, juga transparan selaku pengguna anggaran jangan sampai ada yang ditutup-tutupi.

“Harapan kami kita tetap menjaga kondusifitas agar masyarakat tidak terbakar melihat situasi dan kondisi di lapangan trimakasih.” Pungkasnya.

Humas : MOISS

(Ilyas)

Pos terkait