Patroli-Indonesia.com, CIAMIS, Jawa Barat – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis menggelar pendidikan pemilih bagi penyandang disabilitas dalam rangka sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Sabtu (15/10/2022) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan dalam rangka penyelenggaraan pemilu yang dilakukan oleh KPU Ciamis, dikhususkan bagi penyandang disabilitas menjelang Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024
Penyandang disabilitas merupakan kelompok masyarakat yang awalnya dikenal dengan sebutan penyandang cacat saat ini lebih akrab disebut dengan penyandang disabilitas/difabel (Different Abilities People) atau dapat juga diartikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan khusus.
Ketua KPU Kabupaten Ciamis, Sarno Maulana melalui Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih-Partisipasi Masyakat (Kadiv Sosdiklih-Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Ciamis, Muharam Kurnia Drajat mengatakan bahwa KPU Ciamis telah mengintruksikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas dari mulai akses jalan hingga pendampingan dalam proses dalam pemilihan nanti.

“Petugas pendamping juga disumpah terlebih dahulu agar ke independenan nya bisa dipertanggungjawabkan. Petugas pendamping pun merupakan orang yang tidak mempuyai kepentingan apapun dalam proses Pemilu maupun Pilkada nanti,” katanya.
Dijelaskan Muharam, dalam kegiatan tersebut para peserta menyampaikan kendala dalam proses pemilu, mulai dari akses jalan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) maupun fasilitas yang ada di TPS untuk penyandang disabilitas.
“Karena disabilitas itu berbeda, ada disabilitas pengguna kursi roda, tuna daksa, tuna netra, tuna rungu, tuna grahita dan lainnya,” ucapnya.
Muharam berharap, dengan adanya pendidikan pemilih bagi penyandang disabilitas ini dapat memberi kesadaran kepada masyarakat bahwa memilih adalah tindakan politik yang mulia sangat penting dilakukan, termasuk di dalamnya adalah para penyandang disabilitas.
“Semoga pemilu dan pilkada serentak nanti berjalan lancar dan aman baik untuk para penyandang disabilitas maupun masyarakat umum lainnya,” tegasnya.

Salah seorang peserta dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Ciamis, Endoy mengucapkan terimakasih kepada KPU Kabupaten Ciamis atas kepeduliannya terhadap orang-orang disabilitas.
“Kami merasa terharu sekaligus bangga karena masih ada yang peduli terhadap orang disabilitas,” ucapnya.
Dikatakan Endoy Suhenda, kegiatan tersebut sangat berati bagi kaum disabilitas dalam menghadapi dan ikut berpartisipasi pada pemilu maupun pilkada serentak yang akan digelar tahun 2024 mendatang.
“Dengan sosialisasi ini selain ajang menjalin silaturahmi dengan teman-teman, juga menambah pemahaman dan wawasan terkait pemilu dan pilkada serentak,” ungkapnya.
Endoy berharap KPU juga bisa menjangkau wilayah pelosok untuk mengedukasi teman-temannya terkait pemilu dan pilkada serentak yang akan digelar tahun 2024 mendatang. Ia juga mengajak kepada para penyandang disabilitas untuk tidak merasa dikucilkan, mari berbuat baik demi kebangkitan bangsa dan negara tercinta.
“Mari kita tunjukan bahwa orang-orang disabilitas itu bukan orang terperdaya, kita juga harus berpartisipasi dalam pemilu maupun pilkada serentak demi kemajuan bangsa dan negara,” tandasnya.
Kegiatan Pendidikan Pemilih bagi Penyandang Disabilitas tersebut diikuti oleh 50 orang perwakilan dari Organisasi Sosial (Orsos) Disabilitas Kabupaten Ciamis, diantaranya Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI), Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), NPCI, Pendamping dan lainnya.
Para peserta dibekali materi dari beberapa narasumber diantaranya Suhendar dari Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung, Aan Anwar Sihabudin dari Fisip Unigal Ciamis. (NI)












