MPI, Pohuwato – AKBP Winarno menyelesaikan tugasnya di Pohuwato tanpa meninggalkan aset, dan kini akan bertugas di tempat baru.
https://vt.tiktok.com/ZSr8m1AHa/
Ruslan Pakaya, SH mengucapkan terima kasih atas banyak pelajaran berharga yang diberikan. Dalam pernyataannya kepada awak media, Ruslan Pakaya, SH menegaskan bahwa pendapat ini disampaikan tanpa niat untuk membandingkan atau mendiskreditkan pihak lain. Selasa (25/3/2025).

Sejak pertama kali bertugas di Bumi Panua Pohuwato pada tahun 2023 hingga dipindahkan menjadi Wakapolresta Serang Kota, kami telah mengamati langkah-langkah AKBP Winarno S.H S.I.K. Kami melakukan ini dengan mempertimbangkan latar belakang para pendahulunya yang telah meninggalkan banyak aset. “Kami ingin tahu… Apakah AKBP Winarno juga akan mengikuti jejak pendahulunya dengan memiliki beberapa aset berharga?” ujarnya.
Tahun 2020 menandai dimulainya kegiatan PETI di Pohuwato, di mana para pelaku PETI mulai merusak lingkungan dengan menggunakan alat berat. “Saya tidak menuduh bahwa aset yang dimiliki pejabat sebelumnya terkait dengan kegiatan PETI, tetapi ini sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ada setoran yang mengalir kepada mereka,” jelasnya.
Menurut Ruslan, selama kepemimpinan AKBP Winarno, tim mereka tidak pernah mendengar atau menemukan adanya aset yang dimiliki oleh beliau. “Bahkan, beliau (Winarno) menolak untuk bertemu langsung dengan para pelaku PETI,” tuturnya. Red












