MPI, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subiyanto pada hari ini, Senin, 27 April 2026, bertempat di Istana Negara, Jakarta, telah resmi melantik Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Muhammad Qodari.
Sebelumnya, Dudung Abdurachman juga diangkat sebagai Penasihat Khusus Presiden di Bidang Pertahanan Nasional.
Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 52T/Tahun 2026 yang mengatur pemberhentian dan pengangkatan pejabat baru di lingkungan kantor Staff Kepresidenan serta Badan Komunikasi Pemerintah.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh presiden serta pengambilan sumpah jabatan bagi para pejabat yang dilantik bersama.
Dalam kesempatan yang sama Kodari juga dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, sebelum mengambil sumpah yang berkenaan dengan pelantikan dan tanggung jawab, Presiden Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat kepada Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman atas amanah baru yang diemban dan pejabat lain yang akan dilantik.
Presiden meyakini bahwa dengan pengalaman, kapabilitas, dan integritas yang dimiliki, Dudung Abdurachman mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Staf Kepresidenan dengan sebaik-baiknya.
“Saudara Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman saya minta untuk memperkuat fungsi Kantor Staf Presiden dalam memastikan program-program prioritas nasional berjalan efektif, mengelola komunikasi politik, serta mengawal isu-isu strategis agar selaras dengan visi dan misi pemerintahan,” tegas Presiden dalam amanatnya.
Kepala Staf Kepresidenan mempunyai tugas memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam melaksanakan pengendalian program-program prioritas nasional, komunikasi politik, dan pengelolaan isu strategis.
Selain itu, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman yang merupakan purnawirawan TNI AD juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2021–2023.
Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut antara lain Wakil Presiden Republik Indonesia, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, serta para pejabat tinggi negara lainnya.
Usai pelantikan, Dudung Abdurachman menyatakan kesiapannya mengemban amanah tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bapak Presiden. Saya akan bekerja keras memastikan seluruh arahan Presiden terlaksana di lapangan dan Kantor Staf Presiden menjadi jembatan yang efektif antara Istana dengan kementerian/lembaga serta masyarakat,” ujar Dudung. *












