MPI – Lombok Timur,NTB – Patroli-indonesia.com – Tidak menyulutkan pengabdiannya, mantan calon kades (Dzul Kazani) tetap melakukan pelayanan kesehatan bersama ILS, RBPM dan PWDPI NTB. Rabu (22/3/2023).
Bapak Mahnun merupakan salah satu masyarakat Desa Madayin, Kecamatan Sambelia yang hidup dengn keterbatasan ekonomi dan sangat memperihatinkan. Ia tinggal di sebuah berugak pekarangannya serta memiliki penyakit kaki yang tidak biasa.
Beliau sendiri mengakui tidak tahu apa penyebab rasa sakit pada kakinya bahkan untuk pergi berobat kerumah sakit atau puskesmas terdekat saja tidak pernah dikarenakan kendala biaya. Sudah hampir satu tahun Bapak Mahnun hidup dengan kapasrahan, tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan ditengah tanggungan anak perempuan dan istrinya.
“Sebagai kepala keluarga saya hanya bisa melihat, sedih, dan terkadang merasa terpukul melihat istri dan anak saya bekerja seperti apa yang pernah saya kerjakan sebelumnya,” ujar Bapak Mahnun.
Adapun rumah Bapak Mahnun di pegubukan Ketapang Utara telah ditempati oleh anaknya yang sudah menikah. Beliau lebih banyak tinggal di pekarangan berugak miliknya yang hanya berukuran 4×6 meter. Kondisi berugak tersebut bisa dikatakan sudah tidak layak dan terkadang sering dihantam hujan angin ketika cuaca sedang ekstrim seperti saat ini.
“Saya selaku perwakilan dari RBPM menyampaikan bahwa Bapak Nun memang pantas mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan dari pihak terkait karena kondisi fisiknya yang tidak lagi normal,” ujar Sahirin kepada anggota wartawan PWDPI NTB.
“Saya mewakili keluarga, sekaligus warga Desa Madayin mengucapkan terima kasih kepada lembaga RBPM, lLS dan PWDPI NTB karena sudah memberikan gagasan maupun jalan keluar atas korban agar segera di esekusi, dan teruslah memberikan senyuman meskipun hanya sekedar 1 tetes,” tegas Dzul Kazani S.Pd selaku penggiat sosial.
D34H












