MPI, NGAWI – Pemerintah Desa Simo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi merealisasikan pembangunan 4 pilar diantaranya: Talud, Saluran Pertanian, Normalisasi Jalan, dan Gorong-gorong, yang anggaranya dari sumber Dana Desa (DD) Tahun 2024.
Pelaksanaan pembangunan empat pilar itu tepatnya di jalan Persawahan, dusun Simo, desa Simo, kecamatan Kendal, kabupaten Ngawi, sudah terselesaikan pengerjaannya dengan tepat waktu.
Pembangunan Talud, Saluran Pertanian, Normalisasi Jalan, dan Gorong-gorong, dengan keterangan Volume: 1.Talud.P=165M, Volume=58,06 M3
2.Saluran Pertanian, P= 135 M, L= 0,4M, T= 0,4 M
3.Normalisasi Jalan, P=150 M, Vol= 20,27 M3
4.Gorong-gorong Plat Beton:
a.P= 2,5 M: T= 0,3 M, L= 0,3 M, (1 unit)
b.P= 3 M, T= 0,3 M, L= 0,3 M, (1 unit)
dengan keterangan jumlah anggaran Rp.130,861,000,00,- dari sumber Dana Desa (DD) tahun 2024 yang pengerjaannya dilaksanakan Tim Pelaksanaan Kegiatan (TPK), masyarakat setempat desa Simo yang diketuai Kepala Desa Simo, Sugino yang memantau langsung pekerjaan pembangunan tersebut di jalan sawah, dusun Simo, desa Simo.
Ia juga mengatakan, “Pembangunan Talud, Saluran pertanian, Normalisasi jalan, dan Gorong-gorong, harus terlaksana dengan tepat waktu, dengan baik, dan kita juga harus tetap memperhatikan kualitas dan volumenya, harus sesuai dengan RAB nya, juga mengintruksikan kepada pelaksana di lapangan untuk mengecek kembali hasil pekerjaan, walaupun itu sudah selesai. Terutama untuk area pembangunan talud, pemasangan batu harus sesuai RAB dan petunjuk yang ada,” ucap Kades Simo.
“Dengan mewujudkan program ini, TPK mengandeng para pemangku kepentingan yang ada di wilayah tersebut beserta tokoh masyarakat, unsur pemerintah maupun unsur masyarakat setempat, dan hal ini memastikan pekerjaan berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan skala prioritas.
Rabu (20/06/2024).

Kades Simo, Sugino mengatakan, “kami mengharapkan semua program yang harus dijalankan merupakan kebutuhan bersama masyarakat, sehingga dapat memberikan manfaat secara maksimal, dan harapannya dengan adanya pembangunan Talud, Saluran Pertanian, Normalisasi Jalan dan Gorong-gorong ini, masyarakat akan lebih mudah untuk beraktifitas, karena kondisi pembangunan talud, saluran pertanian, normalisasi jalan, dan gorong-gorong memang kondisi kurang bagus, jalan masih makadam dan jalan tersebut jalan persawahan dan apabila hujan jalan tersebut bisa becek, banjir dan tergenang air, dan jalan tersebut jadi susah untuk dilewati karena licin, jadi warga saya merasa kesulitan kalau beraktifitas dengan kondisi jalanya, serta jalan tersebut jalan penghubung dari persawahan Dusun Simo ke jalan Desa lain.” Ungkap Kades Simo
Lebih lanjut Kades menambahkan,” karena kebanyakan untuk kegiatan warga saya bercocok tanam, bertani dan berkebun, dan jalan tersebut juga jalan utama untuk aktifitas pengangkutan hasil panen padi maupun polowijo lainnya, maka dengan adanya pembangunan talud, saluran pertanian, normalisasi jalan, dan gorong-gorong, pertanian warga bisa menjadi lancar, jalan maupun pengairan persawahan.” Imbuhnya.
Untuk anggaran Dana Desa (DD) tahun 2024 Dusun Simo bisa terbantu, dan memang sudah menjadi agenda progres kami untuk mengutamakan pembangunan talud, saluran pertanian, normalisasi, dan gorong-gorong Dusun Simo.
“Pengerjaan pembangunan normalisasi jalan tersebut yaitu proses menutup suatu dengan material lain untuk menghasilkan pengerasan jalan yang kokoh dan rata di lalui. Material untuk perkuatan dan stabilisasi jalan setiap lapisan pekerasan jalan terdiri beberapa jenis material baik tanah, pasir, kerikil dan batu sesuai standar. Untuk membuat lapisan dasar atau pondasi jalan agar kokoh.” Paparan Kades Simo.
“Dengan selesainya pembangunan Jalan Usaha Tani diharapkan juga akses perekonomian warga bisa meningkat, serta aktifitas ekonomi warga semkin mudah dan mendorong peningkatan kualitas infrastruktur publik khususnya pembangunan talud, saluran pertanian, normalisasi jalan, dan dan gorong-gorong,” pungkasnya.
(Dwi Harsono)












