Diduga Oknom DPRD /Panitia Okus Langgar Aturan PBVSI Di Ajang Porprov Sumsel XIV Di Kabupaten Lahat

MPI, Lahat, Sumsel – Berdasarkan Porprov Sumsel di Kabupatem Lahat ke XIV sangat di sayangkan PBVSI Sumsel dan Koni Sumsel tidak kondusif dengan veripikasi atlet “sehingga diduga merugikan atlit-atlit sumatra selatan di ajang Porprov untuk kedepanya mengahadapi porwil ( pekan olahraga wilayah) dan prapon ( pekan olah raga nasional).

Diduga Oknom DPRD Okus/Panitia dan pengurus PBVSI okus Langgar Aturan PBVSI Di Ajang Porprov Sumsel XIV Di Kabupaten Lahat dengan menggunakan pemain dari Pulau Jawa bernama :

1. Ahmad Saliman (kelahiran Tasikmalaya ,19/08/2000)

2. Faisal Deris (kelahiran Ciamis 24/4/2007)

3. Fanzi Surya Pratam (kelahiran Ciamis, 10/5/2005

4.Fitra Putra Pratam ( Tasikmalaya, 03/11/2007

5.Ilham Wahyudi ( Tasikmalaya, 19/10/2003

6. M.Nur Fadhilah (Subang, 10/04/2004

7. Tey Aprialdi (Tasikmalaya, 02/04/2023

8. Dede Rispan Ramdani ( Tasikmalaya 28/11/2024)

Hal tersebut bersarkan keterangan salah satu pembina atlit voly dari salah satu Kabupaten di Sumsel inisial Ka.

Mengatakan memang benar  nama-nama atlit voly Kabupaten OKU Selatan tersebut di atas bukan orang Sumatera Selatan.

Di harapakan kepada KONI Provinsi Sumsel dan PBVSI Sumsel segera di tindak lanjuti atau diskualifikasi.

Hendri selaku ketua PBVSI ( Persatuan Bola Voly Selutuh Indonesia) Kota Pagar Alam,mengatakan kalau tidak di tindak lanjuti panitia Porprov Sumsel maka PBVSI Sumsel bubarkan saja, karena telah melangar aturan PBVSI poin. Ke enam memutuskan dan sepakat atlet Porvrov XIV tahun 2023,di Kabupaten Lahat boleh mutasi sesama daerah di Sumatra Selatan dengan syarat,surat permohonan dari Kab/Kota yg meminta dan surat rekomendasi Kab/Kota asal atlet dan tidak menerima mutasi atlet dari luar Provinsi Sumatra Selatan. Aturan ini ditetapkan :  di Palembang Pada tanggal 24 peb 2023 di tanda tangani H .Supami Miaji .S.pd.

PBVSI ( Persatuan Bola Voly Seluruh Indonesia ) dan KONI Sumsel diduga tutup mata atau sudah kedip mata  dengan panitia atau ketua PBVSI Kabupaten OKU Selatan perihal oknom anggota dewan/panitia dari OKUS pakai pemain voly dari Pulau Jawa.

Oknom DPRD OKU Selatan Heri saat di kompirmasi melalui media whatsharp ,media menanyakan terkait pemain Pulau Jawa ,yg nama tersebut nama-nama di atas tersebut. Tetapi tidak ada jawaban, oleh oknom DPRD Okus yg bernama heri,lewat pesan whatshap hanya centang biru di baca saja.tidak di balas Alpian” selaku pengamat atlit mengatakan : Bahwa Porprov ini mencari atlit untuk kedepan mengahadapi PRAPON (pekan olah raga nasional). Maka di sini mengadakan Porvrov Sumsel untuk di seleksi,bertujuan untuk mencari bibit atlit asli putra/putri Daerah Sumsel .

Bahwa olahraga ini jangan di buat ajang politik. Bagaimana putra dan putri / Atlit Oku Selatan tidak di hargai,sehingga diduga oknom DPRD /panitia Okus ini mengambil atlit dari Pulau Jawa, selain tidak menghargai atlit daerah juga melanggar aturan (PBVSI) Sumsel.

 

Pos terkait