Dinilai Seolah Kampanyekan Lawan Prabowo, Gerindra Sesalkan Pernyataan Nelson Soal Dukungan Prabowo ke GAS

MPI, GORONTALO – Suasana politik jelang Pemilihan Gubernur Gorontalo semakin memanas. Usai debat, pernyataan Nelson Pomalingo terkait dukungan Prabowo Subianto kepada pasangan calon gubernur Gusnar Ismail – Idah Syaidah (GAS) menuai kontroversi. Pernyataan Nelson, yang menyebut bahwa Prabowo adalah milik semua rakyat Indonesia, langsung direspons keras oleh Partai Gerindra Gorontalo.

Juru Bicara Gerindra Gorontalo, Wahidin Ishak, dengan tegas menyampaikan keberatannya atas pernyataan tersebut. Menurutnya, Nelson yang sebelumnya menjadi tim sukses lawan Prabowo dalam pemilihan presiden, kini justru seolah ingin menyudutkan dukungan partai. “Nelson adalah ketua tim dari pihak yang berupaya mengalahkan Prabowo. Sekarang dia berbicara bahwa Prabowo adalah milik seluruh rakyat Indonesia, termasuk dirinya? Saya mencoba memahami logikanya,” ujar Wahidin.

Wahidin menjelaskan bahwa Prabowo, sebagai tokoh nasional, memang milik seluruh rakyat Indonesia dalam konteks kasih sayang universal atau ARRAHMAAN, seperti sifat Tuhan yang melimpahkan kasih kepada seluruh manusia tanpa terkecuali. Namun, ia menegaskan bahwa dalam konteks politik, dukungan adalah sesuatu yang harus didasarkan pada kepercayaan. “Yang dimaksud Pak Gusnar adalah sifat ARRAHIM, kasih sayang khusus yang hanya diberikan kepada mereka yang telah menunjukkan kepercayaan. Jangan mencampuradukkan konsep itu. Kalau dicampuradukkan, siapa saja bisa membuat pernyataan seenaknya,” pungkas Wahidin.

Pernyataan Wahidin ini menyiratkan kekesalan atas upaya Nelson menginterpretasikan dukungan Prabowo sebagai hal yang netral tanpa memperhitungkan konteks politik aktual.

Sebelumnya, Nelson menyebut bahwa klaim dukungan eksklusif dari Prabowo kepada pasangan nomor 4 sebagai pemikiran yang sempit. “Saya rasa itu adalah pandangan yang sempit. Prabowo itu adalah presiden untuk seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Nelson dalam wawancara terpisah.

Tensi politik di Gorontalo semakin tajam jelang Pilgub, dan respons Gerindra terhadap pernyataan Nelson menandakan persaingan ketat antar kubu pendukung kandidat. Dukungan dari tokoh nasional seperti Prabowo diyakini akan menjadi faktor krusial dalam menentukan arah suara pemilih di Gorontalo. RedAKP

Pos terkait