MPI, Tangerang – Dalam suasana penuh kehangatan, Forum RT/RW, LPM, dan Lurah Gondrong menggelar family gathering selama tiga hari, dari Jumat hingga Minggu, 24–26 Januari 2025.
Acara yang bertempat di lokasi asri ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah diskusi strategis untuk membahas isu-isu lingkungan yang krusial, seperti pengelolaan sampah, penataan makam, jalanan, hingga keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di Sport Center Grand Lake RW 01.

Lurah Gondrong, H. Muhlis Cahyadi, SKM, M.Si, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan di wilayah Gondrong.
“Forum seperti ini adalah contoh nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Kita perlu pendekatan yang tepat dan solutif untuk menangani masalah lingkungan, termasuk penataan PKL, sehingga semua pihak merasa diuntungkan,” ujar Muhlis.
*Penataan PKL di Sport Center Grand Lake Jadi Sorotan* menjadi salah satu pembahasan yang paling menarik perhatian adalah isu keberadaan PKL di RW 01, Sport Center Grand Lake.
Ketua RW 04, Abdul Rosid, turut memberikan masukan terkait penanganan PKL di wilayah tersebut.
“PKL adalah bagian dari ekosistem ekonomi warga, tetapi keberadaan mereka harus diatur agar tidak mengganggu fungsi fasilitas umum, seperti area olahraga di Sport Center Grand Lake. Kami, para Ketua RW, mendukung langkah pemerintah untuk membuat penataan yang manusiawi dan berkeadilan, misalnya dengan menyediakan zona khusus bagi PKL tanpa mengorbankan kenyamanan warga yang berolahraga,” ujar Rosid.
Rosid juga mengapresiasi langkah Forum RT/RW yang terus mendorong dialog bersama untuk mencari solusi.
“Kita tidak bisa hanya meminta mereka pindah tanpa memberikan solusi alternatif. Inilah pentingnya diskusi, agar penataan yang dilakukan tidak hanya menguntungkan satu pihak, tetapi juga mendukung ekonomi warga kecil,” tambahnya.
Ketua LPM Rifqi Arifin menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung penataan PKL ini.
“Dengan adanya dukungan dari RT, RW, dan warga, kita bisa menciptakan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga kawasan Sport Center Grand Lake tetap menjadi ruang publik yang nyaman dan bersih,” ujarnya.
Kebersamaan yang sebagai kunci Pembangunan. Selain diskusi yang serius, kegiatan family gathering ini juga diisi dengan berbagai aktivitas yang melibatkan keluarga, seperti permainan tradisional, lomba kecil-kecilan, dan sesi kebersamaan.
Ketua Forum RT/RW Ahmad Sofyan menyatakan bahwa acara seperti ini penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus meningkatkan koordinasi.
“Kebersamaan adalah pondasi dari pembangunan masyarakat. Dengan acara seperti ini, kita tidak hanya memperkuat hubungan antar warga, tetapi juga menegaskan pentingnya sinergi untuk menyelesaikan berbagai masalah di lingkungan kita,” ujar Sofyan.
*Optimisme untuk Keberlanjutan*
Acara family gathering ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga lingkungan dan mendukung program-program pemerintah di tingkat RT/RW. Peserta berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin untuk mempererat silaturahmi dan mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Gondrong.
*Dengan semangat kolaborasi yang terus terjaga, Forum RT/RW, LPM, dan pemerintah Kelurahan Gondrong optimis dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan harmonis bagi seluruh warga.
Zakaria (Bang Zack)












