ππππ«π¨π₯π’ ππ§ππ¨π§ππ¬π’π,ππ¨π¦ ππ ππ°π’ Β β Pengelolaan dana PUAP Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jati Makmur Desa Jaten, Kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi layak di apresiasi. Karena keseriusannya dalam mengelola dana PUAP dengan baik dan transparan.
Saat ini modal dana yang bergulir dari pemerintah melalui program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) yang di terima pada bulan Desember tahun 2013 silam sebesar Rp. 100 juta, semakin berkembang.
Hal itu bisa dilihat pada kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2024 yang dilaksanakan pada Senin (11/04/24) yang dananya semakin bertambah. Dalam pengelolaanya mereka para pengurus Gapoktan memanfaatkan dana tersebut untuk simpan pinjam.
βTentunya ya harus sesuai aturan, penggunaan dana tersebut memang bukan untuk konsumsi. Tapi di gunakan untuk usaha produktif yang berkaitan dengan bidang pertanian, baik itu budidaya atau non budidaya,β terang Rusmin selaku ketua Gapoktan Jati Makmur saat bertemu awak Media Patroli Indonesia, Sabtu (11/04/24).
Lanjut Rusmin,β Melihat perkembangan ini, pihaknya kedepan akan berusaha membentuk Lembaga Mikro Agribisnis seperti koperasi. Tentunya juga yang berbadan hukum, dengan harapan modal yang ada bisa memberikan manfaat pada semua anggotanya dalam mengembangkan usaha pertanian yang selama ini di geluti oleh semua anggotanya.
βMohon maaf, dana ini untuk modal usaha agar bisa berkembang, Dengan harapan perkembangan pertanian di desa Jaten bisa lebih majuβ, ujarnya.
βSemua pengurus dan anggota harus mempunyai prinsip, Seperti kerja cepat, kerja tepat, kerja bersama dan bebas merdeka. Artinya, cepat meminjam uang dana PUAP agar ada aktifitas, dan juga cepat mengembalikannya. Dan diharapkan mereka semua bisa melunasi pinjaman tepat waktu,β tegasnya.
Sementara itu Bendahara Gapoktan Jati Makmur Siti Zulaika menyampaikan,β Keberadaan simpan pinjam ini tentunya bisa mempermudah dan menguntungkan anggota. Karena bisa mempermudah dalam mengembangkan usaha di bidang pertanian. Namun nantinya dia akan berkoordinasi dengan semua pengurus yang lain untuk melihat serta menerima masukan anggota agar semua bisa berjalan lancar dan tentunya untuk transparansiβ, terangnya.
βYa memang dalam mengelola dana ini tidak gampang, Karena dalam perjalananya juga sering macet, dan saya tak henti-hentinya memberi pengertian pada semua pengurus dan pada anggotaβ, paparnya.
βDana PUAP ini adalah milik kita bersama, sebisa mungkin mari kita kembangkan, walau sekarang dana itu belum bisa berkembang dengan pesat sesuai target, tapi kedepannya akan di usahakan untuk lebih baik dan matang dalam mengelola dana ini, β pungkasnya. (*)












