MPI, Pekalongan – Kepala Desa Dororejo, Alimin Slamet, akhirnya angkat bicara terkait polemik yang mencuat dalam gelaran Dororejo Cup 2, khususnya usai pertandingan antara PS Barbara melawan PSD Donowangun yang menuai protes keras dari pihak PS Barbara.
Dalam keterangannya kepada awak media, Alimin Slamet menyatakan bahwa pihak panitia pelaksana hingga saat ini masih menunggu hasil resmi dari Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pekalongan sebagai otoritas yang berwenang menangani segala hal terkait regulasi dan keputusan teknis pertandingan.
“Kami dari pihak tuan rumah masih menunggu keputusan resmi dari Askab Kabupaten Pekalongan. Dugaan adanya kontroversi atau keberatan dari tim PS Barbara tentu menjadi perhatian kami. Namun, keputusan akhir tetap ada di tangan Askab,” ujar Alimin Slamet, Selasa (16/7/2025).
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga sportivitas dan netralitas dalam turnamen ini agar tetap menjadi ajang silaturahmi antar klub sepak bola lokal.
Sebelumnya, laga antara PS Barbara dan PSD Donowangun yang digelar di lapangan Dororejo memanas setelah adanya keputusan wasit yang diprotes oleh tim PS Barbara. Protes tersebut bahkan sempat memicu aksi penundaan oleh PS Barbara di lapangan sebelum laga semifinal dimulai.
Pihak panitia dan aparat keamanan setempat telah melakukan pengamanan ekstra demi menjaga situasi tetap kondusif hingga turnamen selesai. Sementara itu, keputusan dari Askab masih dinantikan semua pihak yang terlibat.(Mbah Yanto)












