Kesemrautan Pasar Malabar, Bahru Navizha : “Ganti Pengelola yang Tidak Profesiona”

MPI, JAKARTA – Kesemrawutan dalam pengelolaan Pasar Malabar kembali menjadi sorotan. Praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan publik, Bahru Navizha, SH., MH secara tegas mengkritik kondisi pasar yang dinilai tidak mencerminkan tata kelola yang baik. Dalam pernyataan pedasnya, Bahru meminta Direktur Utama PD Pasar Jaya untuk segera mengambil langkah tegas, termasuk mengganti pengelola pasar jika terbukti tidak profesional.

“Pasar Malabar yang berada di tengah kota seharusnya menjadi contoh pasar yang bersih, nyaman, dan terkelola dengan baik. Namun faktanya, pasar tersebut justru kumuh, tidak tertata, dan jauh dari kesan layak. Saya mendesak Dirut PD Pasar Jaya untuk segera mengganti pengelolanya jika mereka tidak mampu mengelola dengan baik. Jangan biarkan pasar menjadi cerminan buruk dari tata kelola pemerintah daerah,” ujar Bahru Navizha dengan nada tegas, saat dihubungi awak media sebagai refleksi akhir tahun 2024, Minggu (29/12/2024).

*Kritik Pedas Kepada Pemerintah*

Lebih jauh, Bahru juga mengungkap dugaan adanya kebocoran anggaran di pasar tersebut.

“Saya menduga ada kebocoran dalam anggaran pendapatan pasar. Jika benar demikian, ini tidak hanya menunjukkan lemahnya pengawasan, tetapi juga mempermalukan kita sebagai pemerintah yang seharusnya melayani masyarakat dengan transparansi dan akuntabilitas,” tambahnya.

Bahru menyayangkan masih adanya pasar dengan kondisi yang jauh dari layak di kota metropolitan seperti Jakarta. Menurutnya, pasar tradisional seharusnya menjadi pusat ekonomi rakyat yang bersih, sehat, dan mendukung pelaku usaha kecil menengah (UKM).

“Bagaimana mungkin kita bisa berbicara tentang kemajuan ekonomi jika pasar saja tidak mencerminkan kemajuan itu?” tegasnya lagi.

*Harapan Perbaikan*

Dalam pernyataannya, Bahru juga meminta perhatian serius dari pemerintah daerah untuk melakukan inspeksi langsung dan mengambil tindakan nyata.

“Jangan hanya berdiam diri atau sekadar memberikan janji perbaikan tanpa realisasi. Pasar Malabar harus direvitalisasi, dan pengelolaannya harus diberikan kepada pihak yang benar-benar profesional dan kompeten,” katanya.

Kasus Pasar Malabar ini menjadi perhatian publik dan mendapatkan respons dari berbagai pihak. Warga sekitar pun mengeluhkan buruknya fasilitas pasar yang sudah lama tidak diperbaiki.

*Diharapkan, kritik tajam Bahru Navizha dapat mendorong pemerintah untuk segera bertindak dan memperbaiki kondisi pasar demi kesejahteraan masyarakat.*

Pos terkait