MPI, Ciamis – Sudaryono, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, kini resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia pada usia 38 tahun. Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis sore (18/7/2024).
Sebelumnya, Sudaryono dikenal aktif dalam berbagai organisasi, seperti Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA). Pelantikan ini juga dibenarkan oleh Agus Rohimat, yang akrab disapa ARG.
Agus Rohimat, Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Ciamis, memberikan ucapan selamat kepada Sudaryono atas pelantikan tersebut.
“Saya sangat bangga dengan adanya kader-kader terbaik dari partai kami, Gerindra, yang dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian. Ini menjadi amanah untuk mengemban tugas negara, khususnya di bidang pertanian,” ujar Agus.
Agus menambahkan bahwa pertanian merupakan kunci kedaulatan pangan, sesuai dengan harapan partai dan sering disampaikan oleh Prabowo Subianto. Dalam konteks pertanian di Ciamis, Agus menyampaikan bahwa wilayah tersebut dominan masyarakatnya adalah petani.
“Kelangkaan pupuk dan stok untuk pertanian harus lebih diutamakan. Kami berharap pupuk yang ramah lingkungan bisa lebih tersedia,” tambahnya.
Ia juga memberikan contoh keberhasilan pertanian di Ciamis dengan adanya lumbung-lumbung padi, seperti di Kecamatan Lakbok, dan menyebutkan bahwa baru-baru ini juga telah diadakan peringatan hari jadi KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan).
Agus berharap, mewakili masyarakat Tatar Galuh Ciamis, agar Sudaryono dapat lebih memperhatikan sektor pertanian di daerah-daerah.
“Saya sebagai wakil rakyat di Kabupaten Ciamis berharap Mas Sudaryono bisa langsung turun ke Kabupaten Ciamis untuk melihat kondisi pertanian secara langsung,” ujarnya.
“Selamat dan sukses buat Mas Sudaryono menjadi Wakil Menteri Pertanian. Semoga bisa bekerja lebih baik dan lebih responsif terhadap perkembangan baru,” pungkas Agus.
Dengan dilantiknya Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian, diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi sektor pertanian Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi seluruh rakyat Indonesia.
Edo Mengabarkan. (*)












