Khataman Al-Qur’an STIT Madina Sragen dan Yayasan Perkasa Nusantara Indonesia Penuh Khidmat

Sragen, Patroli Indonesia – Suasana penuh khidmat dan kekhusyukan menyertai kegiatan Khataman Al-Qur’an yang digelar oleh Yayasan Perkasa Nusantara bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Madina Sragen pada Rabu (23/7) lalu.

Bertempat di Aula STIT Madina Sragen, kegiatan ini diikuti oleh para santri, mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum, sebagai bagian dari syiar Islam dan penguatan budaya literasi Al-Qur’an di lingkungan akademik dan sosial.

Foto : Istimewa

Ketua STIT Madina Sragen, Dr. Latifah, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap sinergi antara kampus dan lembaga masyarakat dalam menyemarakkan nilai-nilai Qur’ani. Menurutnya, khataman bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan momen untuk membumikan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam seluruh aspek kehidupan.

> “Rutinitas Khataman Rebo Legi ini menjadi pengingat bahwa kampus bukan hanya tempat menuntut ilmu dunia, tetapi juga wahana untuk menanamkan nilai-nilai ilahiyah. Al-Qur’an adalah cahaya peradaban. Kandungan hikmah di dalamnya selalu relevan untuk membimbing kemajuan ilmu sepanjang zaman. Sebagai civitas akademika, kita memiliki tanggung jawab untuk menghidupkan nilai-nilai Qur’ani, baik dalam kehidupan pribadi, institusi, maupun sosial kemasyarakatan,” terang Dr. Latifah.

Sementara itu, perwakilan panitia dari komunitas Mahasiswa Pecinta Qur’an dan Tilawah STIT Madina Sragen, Munarista, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan mahasiswa yang dikemas melalui kerja sama aktif antara kampus dan masyarakat.

> “Kami berharap semangat Qur’ani terus tumbuh dan berkembang, khususnya di kalangan mahasiswa, santri, dan masyarakat luas. Khataman ini merupakan ikhtiar kami dalam menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan kampus dan sosial. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan membersamai kegiatan ini,” ujar Munarista.

Kegiatan berlangsung lancar dengan rangkaian acara meliputi lantunan ayat suci, doa khatmil Qur’an, serta tausiyah yang disampaikan oleh tokoh agama lokal. Sebagai penutup, panitia menyerahkan mushaf Al-Qur’an secara simbolis kepada perwakilan peserta, sebagai bentuk apresiasi dan dorongan untuk terus istiqamah dalam tilawah.

Antusiasme peserta dan dukungan berbagai kalangan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kampus, yayasan, dan masyarakat mampu membangun gerakan spiritual yang konstruktif dan berkelanjutan. STIT Madina Sragen terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi berbasis nilai keislaman, yang tidak hanya mencetak lulusan akademis, tetapi juga insan Qur’ani yang berdaya saing. Kmdx

Pos terkait